“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta kekondusifan wilayah operasional, demi kelancaran proyek yang akan membawa manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Sampang,” sambungnya.
SKK Migas Jabanusa juga mengapresiasi dukungan Pemkab Sampang dalam menciptakan iklim investasi hulu migas yang kondusif.
Pengembangan Lapangan Hidayah diharapkan tidak hanya berpotensi memberikan penerimaan daerah melalui DBH sesuai ketentuan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, serta munculnya efek berganda bagi masyarakat Sampang.
Meski peluang tersebut cukup besar, masyarakat masih harus menunggu proses penetapan resmi pemerintah pusat untuk memastikan status Kabupaten Sampang sebagai daerah penghasil migas beserta besaran DBH yang akan diterima.