Perempuan di Sampang Diduga Dikeroyok, Video Kekerasan Viral

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:10 WIB
Perempuan di Sampang Diduga Dikeroyok, Video Kekerasan Viral
Perempuan di Sampang Diduga Dikeroyok, Video Kekerasan Viral

Aksi tersebut diduga direkam menggunakan telepon seluler dan videonya kemudian tersebar hingga menjadi viral di media sosial.

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Dalam penanganan perkara ini, polisi telah menerima laporan dan mendatangi lokasi kejadian.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya satu buah jubah perempuan warna krem yang terdapat bekas sambal, satu buah pakaian dalam warna abu-abu yang robek, serta rekaman video dugaan pengeroyokan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami rasa sakit pada bagian kepala, leher belakang dan pergelangan tangan kanan. Korban juga mengeluhkan rasa panas pada bagian tubuh tertentu selama sekitar dua hari.

Polisi Masih Dalami Kasus

Polsek Ketapang telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sampang untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menegaskan bahwa kasus tersebut tengah ditangani dan didalami oleh pihak kepolisian.

“Perkara tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Polsek Ketapang. Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan koordinasi dengan Satreskrim Polres Sampang,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari korban maupun pihak-pihak terkait serta mendalami rekaman video yang beredar.

Kepolisian juga akan memastikan kronologi kejadian dan peran masing-masing pihak berdasarkan alat bukti serta hasil pemeriksaan.

Hingga kini, proses hukum masih berjalan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X