GERTAK.ID, BANTEN - Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, S.IP., M.M., menegaskan peran strategis Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga menuju Indonesia Emas 2045. Penegasan itu disampaikan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) ke-19 yang mengusung tema "Penyuluh KB Bergerak, Keluarga Berkualitas Terwujud."
Yuda menyampaikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan dalam mendampingi masyarakat.
"Atas nama keluarga besar Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun IPeKB ke-19 kepada seluruh Penyuluh Keluarga Berencana di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten," ujar Yuda, Minggu (26/7/26)
Menurutnya, selama 19 tahun perjalanan IPeKB, organisasi profesi tersebut telah menjadi wadah yang memperkuat profesionalisme, kompetensi, serta semangat pengabdian para Penyuluh KB dalam menjalankan tugas di lapangan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa Penyuluh KB tidak hanya berperan menyosialisasikan program keluarga berencana, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung pembangunan kependudukan.
"Selama 19 tahun, IPeKB telah menjadi wadah yang memperkuat profesionalisme, dedikasi, dan semangat pengabdian para Penyuluh KB sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat. Peran tersebut sangat strategis dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, sejahtera, serta mendukung pembangunan kependudukan menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Lebih lanjut, Yuda menyampaikan bahwa tantangan pembangunan keluarga ke depan semakin kompleks. Karena itu, setiap Penyuluh KB dituntut terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan efektif.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh Penyuluh KB untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra pembangunan dalam menyukseskan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN.
Adapun program prioritas tersebut meliputi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Lansia Berdaya (SIDAYA), hingga Program Makan Bergizi Gratis 3B.
"Mari bersama-sama menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh mitra kerja. Kita sukseskan berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN demi terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas," ungkapnya.
Menurut Yuda, keberhasilan pembangunan keluarga menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Oleh sebab itu, keberadaan Penyuluh KB memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Di akhir pesannya, Yuda kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada keluarga Indonesia.
"Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk keluarga Indonesia. Semoga IPeKB semakin maju, semakin profesional, dan terus menjadi penggerak perubahan dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas. Selamat HUT IPeKB ke-19. Terus Mengabdi, Terus Menginspirasi, untuk Indonesia Maju," tutupnya.
Artikel Terkait
BKKBN Menggelar Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mita Kerja Komisi IX DPR RI
PLKB Cibeber Fokus Edukasi Pencegahan Stunting bagi Catin dan Ibu Hamil