Gertak.id | INDRAMAYU – Nasib seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang hidup di jalanan akhirnya mendapat perhatian. Dalam kondisi lengan terluka dan tanpa penanganan medis, ia ditemukan berkeliaran di ruang publik sebelum akhirnya dievakuasi oleh pegiat sosial untuk mendapatkan perawatan di RSUD.
Luka yang terlihat jelas di bagian lengan membuat warga sekitar khawatir. Tanpa keluarga yang mendampingi dan dengan kondisi kejiwaan yang dialaminya, ODGJ tersebut berisiko mengalami kondisi yang lebih buruk jika terus dibiarkan tanpa pertolongan.
Mendapat informasi dari masyarakat, pegiat sosial bersama sejumlah relawan bergerak cepat menuju lokasi. Dengan pendekatan persuasif dan penuh kesabaran, mereka berhasil menenangkan ODGJ tersebut sebelum membawanya ke rumah sakit.
Pemandangan itu menjadi potret nyata masih adanya warga rentan yang hidup di jalanan tanpa akses kesehatan yang memadai. Di tengah lalu lalang kendaraan dan aktivitas masyarakat, mereka kerap luput dari perhatian hingga kondisinya memburuk.
"Ini bukan sekadar soal luka di lengan. Ini soal kemanusiaan. Tidak boleh ada warga yang dibiarkan menderita sendirian di jalan tanpa mendapatkan pertolongan," ujar Sohibul salah seorang relawan.
Setibanya di RSUD, ODGJ tersebut langsung menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi luka dan penanganan yang dibutuhkan. Petugas kesehatan juga melakukan observasi awal terhadap kondisi fisiknya.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan pegiat sosial tersebut mendapat apresiasi warga. Mereka menilai langkah cepat itu menjadi bukti bahwa kepedulian masih hadir di tengah masyarakat ketika ada warga yang membutuhkan bantuan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi tamparan bagi semua pihak bahwa masih ada persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius. Ketika seorang ODGJ dengan luka terbuka masih harus bertahan hidup di jalanan tanpa perawatan, maka kepedulian tidak cukup hanya berhenti pada rasa iba.
Beruntung, sebelum kondisinya semakin parah, tangan-tangan kemanusiaan datang memberi pertolongan. Dari jalanan menuju ruang perawatan, ODGJ tersebut kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan penanganan yang layak dan harapan untuk menjalani hidup dengan kondisi yang lebih baik.