Sidang Meledak: Ririn Mengamuk, Teriak “Saya Dijebak!” dan Seret Empat Nama Baru ke Pusaran Kasus Pembantaian Paoman

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Kamis, 30 April 2026 | 19:51 WIB

Artinya—jika versi ini benar—maka ada kemungkinan besar skenario kasus ini belum sepenuhnya terbuka.

 

Namun kepolisian menutup rapat semua celah itu. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan kasus ini sudah “selesai secara penyidikan”: dua pelaku, tidak lebih.

 

Aksi Ririn? Disebutnya sekadar drama.

“Silakan saja. Publik bisa menilai,” ujarnya dingin.

 

Polisi memilih berdiri di satu sisi: korban. Lima nyawa yang dihabisi dalam satu malam brutal di Jalan Siliwangi, Paoman, 28 Agustus 2025.

 

H Sahroni (75), Budi (45), Euis (40), anak mereka RK (7), dan seorang bayi 8 bulan—habis dalam satu rumah, dalam sunyi, tanpa perlawanan yang terdengar.

 

Yang lebih mengerikan—jasad mereka baru ditemukan setelah membusuk. Bau kematian yang memanggil warga, membuka tabir tragedi yang terlalu kejam untuk dibayangkan.

 

Penangkapan Ririn dan Priyo pada 8 September 2025 sempat dianggap akhir cerita. Tapi kini, di ruang sidang, cerita itu pecah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X