“Ini bukan sekadar soal jalan rusak, tapi soal keselamatan dan akses hidup masyarakat. Pemerintah daerah seharusnya menjadikan persoalan seperti ini sebagai prioritas,” tambahnya.
Sementara itu, warga berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah serta Provinsi Banten dapat segera turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut. Mereka menilai gotong royong yang dilakukan saat ini hanya bersifat sementara dan tidak akan mampu bertahan lama menghadapi derasnya arus Sungai Cilaki ketika musim hujan.
Jika tidak segera ditangani secara serius, masyarakat khawatir kerusakan akan semakin meluas hingga berpotensi memutus total akses antara dua kampung tersebut.
Artikel Terkait
Tak Tunggu Anggaran, DPRD Banten dan Warga Benahi Jalan Ruas Kerta-Pasirbuntu Lebak
Jalan Provinsi Citorek–Warung Banten Menggantung di Tebing, Penanganan Dinilai Lambat
Video Dugaan Pungli Bansos di Lebak Viral, Aksi Tamparan Kades Rahong Picu Pro-Kontra