Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Dinsos Pemalang Tingkatkan Kapasitas Satgas RPPA Di Bodeh.

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Senin, 23 Februari 2026 | 11:21 WIB

Pemalang – Upaya memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Melalui Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, kegiatan peningkatan kapasitas Satuan Tugas Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) dalam rangka replikasi program Kecamatan Berdaya digelar di Pendopo Kecamatan Bodeh, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid PPPA Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso, S.IP., M.P., serta dihadiri unsur Forkompimcam Bodeh, anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Komisi D, Nuryani, S.H., M.H., dan para anggota Satgas RPPA.

Triyatno Yuliharso menegaskan, peningkatan kapasitas Satgas RPPA menjadi langkah strategis dalam membangun sistem perlindungan perempuan dan anak yang lebih responsif di tingkat kecamatan. Menurutnya, penguatan peran satgas sangat penting agar layanan perlindungan dapat berjalan cepat, terintegrasi, dan berbasis masyarakat.

“Perlindungan perempuan dan anak harus menjadi gerakan bersama. Melalui RPPA, kita wujudkan pelayanan yang cepat, terintegrasi, dan berbasis masyarakat di tingkat kecamatan. Harapannya, dengan kegiatan seperti ini masyarakat mendapatkan wawasan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Triyatno.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari integrasi program Kecamatan Berdaya menuju visi “Pemalang Bercahaya (Bersih, Cakap, Handal, Mulya)”. Pemerintah daerah berkomitmen membangun sistem perlindungan yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sejalan dengan penguatan peran masyarakat dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Nuryani, S.H., M.H., menekankan pentingnya pelaksanaan RPPA yang selaras dengan regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

“Pembentukan RPPA harus berjalan sesuai aturan agar layanan terlaksana secara efektif, transparan, dan akuntabel,” tegas Nuryani.

Ia menambahkan, pengawasan dan sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program tidak hanya berhenti pada pembentukan struktur, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan.

Alhamdulillah, kegiatan peningkatan kapasitas ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi mengenai mekanisme layanan, alur pelaporan, hingga strategi pencegahan berbasis komunitas.

Dengan penguatan kapasitas Satgas RPPA di Kecamatan Bodeh, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap tercipta lingkungan yang lebih aman, ramah, dan berkeadilan bagi perempuan dan anak, sekaligus mempercepat terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Bumi Ikhlas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yulit MW

Rekomendasi

Terkini

X