Pembangunan Banten digenjot dari Desa, Infrastruktur, Kesehatan, hingga Pendidikan Jadi Prioritas

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Kamis, 1 Januari 2026 | 14:15 WIB
Gubernur Andra Soni Perkuat Arah Pembangunan Banten Berbasis Desa./Dok.Biro Adpimpro Banten
Gubernur Andra Soni Perkuat Arah Pembangunan Banten Berbasis Desa./Dok.Biro Adpimpro Banten

“Generasi muda desa adalah pihak yang paling memahami potensi dan tantangan desanya. Jika kepemimpinan kami memiliki batas waktu, maka merekalah yang akan melanjutkan pembangunan desa dengan bekal ilmu pengetahuan sebagai investasi jangka panjang,” ungkap Andra.

Disisi lain, penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hingga 2025, tercatat 1.551 desa dan kelurahan di Banten telah membentuk KDMP berbadan hukum.

Melalui sinergi program pembangunan tersebut, perekonomian Banten pada triwulan III 2025 tumbuh 5,29 persen. Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 77,25 dan masuk kategori tinggi. Pertumbuhan ekonomi tersebut sejalan dengan realisasi investasi sebesar Rp91,5 triliun yang menempatkan Banten di peringkat keempat nasional.

Lebih lanjut Pada sektor pertanian, Banten masuk 10 besar nasional sebagai daerah produsen padi dengan luas panen 347.700 hektare dan produksi 1.804.002 ton. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi sebesar 11,73 persen, disusul sektor jasa pendidikan sebesar 8,70 persen.

“Ketika jalan sudah baik, kesehatan terjamin, dan anak-anak bersekolah dengan tenang, maka masyarakat dapat beraktivitas ekonomi dengan lebih percaya diri dan berani bermimpi lebih tinggi,” tutup Andra Soni.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X