Jatah MBG Sekolah di Bodeh Datang Terlambat, Aliansi Pendidikan Kritik SPPG

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Rabu, 24 Desember 2025 | 21:36 WIB

Gertak.id | BODEH – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan asupan gizi siswa masih diwarnai sejumlah kendala di daerah.


Di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, distribusi MBG dilaporkan mengalami keterlambatan signifikan hingga memicu kekecewaan pihak sekolah dan orang tua siswa.


Di Desa Payung, sejumlah sekolah tingkat SD dan TK yang lokasinya justru berdekatan dengan dapur pengolahan MBG, baru menerima jatah makanan sekitar pukul 18.00 WIB, padahal jadwal distribusi seharusnya dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.


Kondisi serupa juga terjadi di Desa Karangbrai, Kecamatan Bodeh. Berdasarkan pantauan, menu MBG baru tiba sekitar pukul 15.30 WIB, sementara jatah untuk hari Selasa dan Rabu bahkan diterima sekolah pada pukul 18.00 WIB.


Keterlambatan tersebut menuai kritik dari Aliansi Pemerhati Pendidikan Kabupaten Pemalang. Ketua aliansi, Edi Darmawan, menilai sistem distribusi MBG di wilayah tersebut berjalan tidak profesional.


“Ini jelas semprawut. Harusnya pembagian dilakukan pagi hari, tapi sampai malam baru tiba. Bahkan ada beberapa sekolah yang terpaksa menolak karena sangat merepotkan guru dan tidak sesuai dengan kebutuhan siswa,” tegas Edi.


Menurutnya, keterlambatan tersebut menunjukkan lemahnya manajemen distribusi yang dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Payung. Ia menyatakan pihaknya akan melaporkan persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi agar segera dievaluasi.


“Kinerja SPPG Payung ini tidak profesional. Program bagus dari pemerintah pusat jangan sampai rusak di tingkat pelaksana,” tambahnya.


Sementara itu, pihak SPPG Payung melalui Martina Novitilova hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon belum mendapatkan respons.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X