Gas Subsidi Disorot, Satgas Pangan Sintang Sidak Rumah Makan dan Peternakan Ayam

Photo Author
Ahmad Sutikno, Gertakberita.com
- Rabu, 24 Desember 2025 | 08:20 WIB

Sintang, Kalbar, Gertak.id — Menyikapi kelangkaan dan mahalnya gas elpiji bersubsidi 3 kilogram, Tim Satgas Pangan Kabupaten Sintang melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah peternakan ayam, rumah makan, restoran, dan warung kopi di Kota Sintang, Selasa, 23 Desember 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Sintang, Subendi, mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan gas bersubsidi oleh pelaku usaha. Hasilnya, dua peternakan ayam berskala besar yang diperiksa telah menggunakan gas non-subsidi.

Namun, Satgas Pangan menemukan sejumlah rumah makan dan warung kopi masih menggunakan gas subsidi 3 kilogram, bahkan ada yang menggunakan hingga 22 tabung. Terhadap temuan tersebut, Pertamina langsung melakukan penukaran gas, dua tabung subsidi ditukar dengan satu tabung gas non-subsidi ukuran 5,5 kilogram.
Pelaku usaha yang melanggar diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa. Satgas Pangan juga akan melakukan pengawasan lanjutan dan menindak tegas jika pelanggaran kembali ditemukan.

Subendi menambahkan, sidak ini dilakukan untuk membantu masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pemkab Sintang juga telah menggelar operasi pasar gas elpiji di tujuh lokasi serta mengajukan penambahan kuota ke Pertamina.
Sementara itu, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Sintang, Okky Desvian, menegaskan setiap temuan pelanggaran harus ditindaklanjuti agar sidak benar-benar memberikan dampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

X