Hal tersebut sejalan dengan prinsip pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat, di mana warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaksana serta penjaga keberlanjutan hasil pembangunan.
Harapan dan Jangka Panjang Pembangunan
Pembangunan JUT diharapkan dapat memicu perkembangan sektor pertanian modern di Desa Tanahbaya. Dengan meningkatnya kualitas akses, pemerintah desa optimistis akan muncul efek domino, seperti:
peningkatan volume panen dan distribusi,
akses transportasi yang lebih aman dan cepat,
masuknya peluang usaha baru di sektor pertanian dan pascapanen,
meningkatnya minat generasi muda terhadap kegiatan produktif di desa.
Tak hanya itu, keberadaan rabat beton ini juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai jual hasil panen melalui pemasaran lebih luas, tidak hanya di pasar desa namun juga ke rantai pemasok tingkat kabupaten.
Penutup
Pemerintah Desa Tanahbaya menegaskan bahwa pembangunan fisik desa akan terus berlanjut secara bertahap, dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas masyarakat dan pemanfaatan anggaran desa yang akuntabel. Rabat beton ini diharapkan menjadi salah satu fondasi perubahan menuju desa yang lebih maju, produktif, dan sejahtera.(Ridwan)
Artikel Terkait
Cak Tain : Kontainer Balpres Nyasar yang Ditangkap Polresta Barelang Sebaiknya Dikembalikan ke Bea Cukai
JATAM Ungkap Dugaan Konflik Kepentingan Gubernur Maluku Utara dalam Bisnis Tambang