“Itu menjadi bagian yang kami dalami — apakah dia mengikuti paham tertentu, terpapar konten ekstrem, atau ada faktor lain,” ujar Sigit di RSIJ Cempaka Putih, Sabtu (8/11/2025).
Ia juga mengonfirmasi penyidik tengah mengumpulkan keterangan terkait dugaan perundungan (bullying) yang dialami pelaku di lingkungan sekolah.
“Itu salah satu informasi yang kami verifikasi untuk mengungkap motif secara utuh,” ucapnya.
Selain memeriksa keluarga dan aktivitas daring pelaku, penyidik turut menelusuri interaksi digital yang berkaitan dengan motif tindakan tersebut.
“Kami memeriksa media sosial dan keluarga untuk mendapatkan gambaran menyeluruh,” kata Sigit.
Kapolri memastikan, kondisi pelaku kini berangsur membaik setelah dirawat intensif di rumah sakit.
“Yang jelas, kondisinya semakin stabil dan diharapkan dapat segera menjalani pemeriksaan lanjutan,” tandasnya.
Artikel Terkait
Kelompok Wanita Tani Anugerah Konsisten Berikan Sumbangsih Ketahanan Pangan di Kota Kupang
Peringati Hari Pahlawan, Pemerintah Siapkan Pengumuman 10 Tokoh Pahlawan Nasional
Pemerintah Kecamatan Cigemblong Gelar Upacara Hari Pahlawan,Momentum Refleksi Nilai Perjuangan