Gertak.Id | Kota Pekalongan – Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan mengingatkan masyarakat agar lebih bijak memilih sekaligus mengolah bahan pangan sehari-hari. Pasalnya, hasil uji sampel di sejumlah pasar tradisional dan modern menunjukkan sebagian kecil produk masih mengandung zat yang tidak sesuai ketentuan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Lili Sulistyawati, menyebut dari 114 sampel yang diuji, sekitar 11 persen terindikasi bermasalah. Beberapa sayuran masih ditemukan mengandung residu pestisida, sementara sebagian ikan asin menggunakan bahan pengawet tak sesuai standar. Selain itu, produk kerupuk tertentu juga kedapatan memakai pewarna yang tidak direkomendasikan.
Meski demikian, masyarakat tidak perlu panik. Lili menegaskan, penanganan sederhana di rumah dapat membantu mengurangi risiko, seperti mencuci sayuran dengan air mengalir, merendam atau merebus ikan asin sebelum dimasak, serta memilih produk dengan warna alami dan tampilan wajar.
“Pengolahan yang tepat bisa menjadi perlindungan pertama bagi kesehatan keluarga,” ujarnya.
Selain edukasi konsumen, Dinas Pertanian dan Pangan juga terus membina petani dan pelaku usaha, termasuk mengingatkan penggunaan pestisida sesuai aturan dan memberi peringatan kepada produk yang tidak memenuhi standar. (mflh)