PEKALONGAN – Polres Pekalongan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan sejumlah kasus menonjol di wilayah hukumnya. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (26/8/2025) siang di lobi Mapolres Pekalongan, dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.
-
Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang Juli hingga Agustus 2025, jajarannya berhasil mengungkap sedikitnya 11 kasus tindak pidana. Salah satu yang menonjol adalah kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan tersangka N (27), warga Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Selain TPPO, polisi juga berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat meresahkan masyarakat. Sejumlah tersangka berhasil ditangkap, di antaranya R (72) warga Desa Sawangan Kecamatan Doro, S (34) warga Desa Karangdadap, serta pelaku lainnya yakni KN (36), C (49), dan ZA (63) di lokasi berbeda.
“Dari beberapa kasus ini, langkah penyelidikan dan penyidikan terus kita lakukan. Hal ini juga berkat partisipasi masyarakat yang cepat memberikan laporan sehingga kasus bisa segera terungkap,” ujar AKBP Rachmad.
Di sisi lain, Satresnarkoba Polres Pekalongan mencatat keberhasilan mengungkap 33 kasus narkoba dengan 38 tersangka sepanjang tahun 2025. Dari hasil operasi, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 63,8 gram, ganja 8,17 gram, tembakau sintetis 77,95 gram, serta ribuan butir obat-obatan terlarang berbagai jenis.
Salah satu kasus terbesar adalah penangkapan tersangka NH (30), warga Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan, dengan barang bukti sabu seberat 50 gram.
“Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, Polres Pekalongan berhasil mengungkap 5 kasus tindak pidana umum dan 3 kasus narkoba. Semua tersangka sudah kami amankan di Mapolres Pekalongan,” jelas Kapolres.
Apresiasi untuk Peran Media dan Masyarakat
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada media dan masyarakat yang ikut berperan membantu proses pengungkapan kasus, khususnya curanmor yang terbantu dengan adanya rekaman CCTV.
“Kami berharap komunikasi dan sinergi dengan media terus berjalan baik, agar penegakan hukum di Kabupaten Pekalongan semakin optimal,” pungkas Kapolres.