Warga Omben Keluhkan Tumpukan Sampah dan Bau Menyengat di Dusun Sangsang, Saluran Air Tersumbat

Photo Author
Kaperwil Sampang, Gertakberita.com
- Rabu, 2 Juli 2025 | 04:55 WIB

SAMPANG | https://gertak.id -Persoalan sampah kembali menjadi sorotan warga di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Tumpukan sampah yang menggunung di jalur setapak menuju pasar Dusun Sangsang, Desa Omben, tak hanya mengganggu estetika lingkungan, tapi juga menimbulkan bau menyengat dan menyebabkan saluran air tersumbat.

Pantauan di lapangan, tumpukan sampah ini tampak mencemari lingkungan sekitar. Air di saluran menjadi hitam pekat dan tidak mengalir lancar, menandakan adanya sumbatan serius. Kondisi ini dikhawatirkan menjadi sumber penyakit dan memperbesar risiko banjir saat musim hujan tiba.

Salah satu warga berinisial HS mengaku resah dan kecewa terhadap lambannya penanganan masalah ini. Ia mendesak pemerintah desa dan kecamatan agar segera bertindak sebelum dampaknya semakin meluas.

“Saya berharap pemerintah desa dan kecamatan segera berkoordinasi dengan dinas pengairan untuk turun tangan menangani masalah ini,” ujarnya kepada Media ini, Rabu (2/7/2025).

HS juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mulai memiliki kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menanggapi keluhan tersebut, Pj Kepala Desa Omben, Abdul Jalil, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi.

“Kami akan koordinasi dengan Dinas Pengairan, Mas,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Herman, petugas monitoring wilayah Omben dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), saat dihubungi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti titik lokasi tumpukan sampah tersebut.

“Posisi ini di sebelah mana ya, Mas? Besok insyaallah kami atasi,” balasnya.

Kondisi ini menambah daftar panjang persoalan lingkungan yang perlu penanganan serius dan berkelanjutan. Warga berharap ada solusi konkret, bukan sekadar janji koordinasi yang tak kunjung terealisasi.

 

(Redaksi)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kaperwil Sampang

Tags

Rekomendasi

Terkini

X