Garut – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren se-Kabupaten Garut (POSPEKAB), panitia penyelenggara menggelar pelatihan teknikal meating di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Minggu (15/6/2025).
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan santri dari berbagai pondok pesantren yang akan menjadi peserta dalam POSPEKAB 2025. Teknikal meating merupakan metode latihan yang dirancang untuk membangun daya tahan fisik, ketahanan mental, dan kekompakan dalam satu tim.
Ketua KOSPI (komite olahraga seni pesantren indonesia) kab Garut , Wa Aceng Beton, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya menciptakan santri yang tangguh, siap bersaing, dan berakhlak mulia. “POSPEKAB bukan sekadar lomba, tapi juga ruang dakwah dan pembinaan karakter santri,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula Sekretaris Forum Pondok Pesantren Kabupaten Garut, Ceng Deni Saepul Hamdani S.Pd, yang memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa santri hari ini harus memiliki semangat juang tinggi dan bisa berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk olahraga dan seni. “Ini bagian dari jihad bil qolam dan bil jasad,” ungkapnya.
Turut hadir juga Ketua Ikatan Silaturahmi pondok Pesantren (ISPP), KH. Amas Burhanudin, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. “POSPEKAB merupakan ruang emas bagi santri untuk menunjukkan potensi luar biasa mereka dalam bingkai ukhuwah dan sportifitas,” katanya.
Acara ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi lintas pesantren, yang juga turut dihadiri oleh para pendiri Komite Olahraga Seni pesantren indonesia (KOSPI) Kabupaten Garut, yaitu:
Wa Aceng Beton
Moch. Hamdan Alfaruq, S.Pd.I., M.Pd.
Ceng Roni Rahadian Al ayubi
Taupik Hidayat
POSPEKAB 2025 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20–22 Juni 2025, dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni seperti Pencak silat , Atletik, Senam Santri,MQk seni hadroh / marawis , dan lainnya.