BPBD Kota Pekalongan Latih Siswa MAN 1 Hadapi Bencana Lewat Program SPAB

Photo Author
Admin GRT, Gertakberita.com
- Senin, 28 April 2025 | 10:00 WIB

Gertak.Id, Kota Pekalongan – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan menggelar sosialisasi dan pelatihan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Pekalongan, Jumat (25/4/2025).

-


Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha, menyampaikan bahwa SPAB merupakan bentuk implementasi dari Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 serta Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang tangguh terhadap ancaman bencana melalui penyediaan fasilitas aman, manajemen kebencanaan, serta edukasi berkelanjutan.

"Kami memperkenalkan konsep SPAB kepada siswa dan guru, memberikan pemahaman dasar tentang penanggulangan bencana, dan mengadakan simulasi evakuasi agar mereka bisa bertindak cepat saat terjadi situasi darurat," jelas Dimas saat kegiatan berlangsung di aula sekolah.

Ia menambahkan, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) SPAB di sekolah merupakan langkah awal yang strategis. Kota Pekalongan termasuk wilayah yang rawan bencana, terutama banjir dan cuaca ekstrem, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal yang wajib diterapkan di lingkungan pendidikan.

"Satgas ini nantinya bertugas memberikan edukasi kebencanaan, memastikan sarana prasarana sekolah memenuhi standar aman bencana, serta menjalin koordinasi dengan instansi terkait," imbuhnya.

-


Kepala MAN 1 Kota Pekalongan, Mimbar, menyambut baik inisiatif BPBD dalam mengedukasi siswa dan mendukung penuh terbentuknya Satgas SPAB di sekolahnya. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam simulasi bencana memperkuat pemahaman mereka terkait mitigasi dan prosedur keselamatan.

"Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, serta tindakan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Hal ini menjadi bekal penting agar mereka mampu merespons dengan sigap dan tepat," ujarnya.

-


Lebih lanjut, Mimbar berharap program ini dapat menjadi standar di seluruh satuan pendidikan, khususnya madrasah. Dengan melibatkan guru, siswa, serta dukungan BPBD, PMI, dan SAR, ia percaya Satgas SPAB mampu membentuk generasi yang cerdas sekaligus tangguh menghadapi risiko bencana.

"Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademis, tapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesiapan mental dalam menghadapi situasi darurat," tutup Mimbar. (mflh)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Admin GRT

Rekomendasi

Terkini

X