Komunitas Mahasiswa Papua Universitas Ngudi Waluyo Merayakan Natal Bersama

Photo Author
Prastio Pamungkas, Gertakberita.com
- Sabtu, 28 Desember 2024 | 00:39 WIB

 

Semarang,Gertak.id - Komunitas Mahasiswa Papua, Universitas Ngudi Waluyo yang disingkat ( KOMAPA - UNW) Merayakan Natal Bersama Pada, (27/12/24), Pukul. 10.00 Wib, Bertempat di Gedung Farmasi Kampus UNW.

Perayaan Natal Komapa - Unw ini, dirayakan kedua kalinya sejak Komunitas Komapa-Unw didirikan.

Dalam Perayaan ibadah Natal, Tema yang diusung oleh Panitia adalah "Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan Manusia" Lukas: 2. 52

Momen Perayaan Ibadah Natal juga dihadiri oleh Badan Pengurus Mahasiswa Papua Semarang (Hipamas) beserta Anggota. Dan Juga Mahasiswa Papua Kota studi Salatiga serta Undangan dan simpatisan untuk mengikuti Ibadah Natal Bersama.

Saya Sangat bersyukur kepada Tuhan karena Natal Komapa telah Sukses. Tuhan menolong Kita dari sejak pembentukan Panitia, Pencarian Dana Hingga Saat ini.

" Secara pribadi Berterimakasih kepada Semua anggota atas kerja sama dan kekompakan dalam Perayaan Natal Komapa - UNW. Saya juga mewakili Panitia Menyampaikan Selamat Merayakan Natal dan Menyongsong 1 Januari 2025", Ucap Ketua Panitia Natal Etron Kogoya dalam Kesan dan Pesanya.

Didalam Momen Perayaan Natal ini juga disampaikan beberapa Kesan dan Pesan Oleh Senioritas, Simpatisan hingga Pendiri Komapa.

Kami Senioritas sangat apresiasi kepada Semua anggota Komapa dalam kerja - Kerja Kolektif untuk Sukseskan Natal ini Terutama Panitia Natal.

"Kami Senioritas juga Menyampaikan Terimakasih Kepada Para Pendiri sudah mendirikan Komapa, dengan adanya Komapa Kami Mahasiswa Papua Bersatu ditempat Perantauan ini. Kekompakan dalam Komapa Masih ada saya Lihat, Sehingga tahun Depan 2025 saya harapkan Terus tingkatkan", Ucap dalam ruang Kesan dan Pesan yang diwakilkan Oleh Senioritas Mahasiswa Komapa -Unw Wendiles Yikwa.

Tegas Yikwa. "Didalam Komapa Kita Bersatu, Baku dorong satu sama lain. Dan akhir-akhir ini juga ada banyak kejadian dilingkungan Masyarakat disini, banyak hal-hal buruk itu saya berharap Tidak terulang lagi. Kita menjaga kepercayaan Masyarakat Bersama, Ini Tanah Perantauan jadi kita Harus sadar diri"

Dalam kesempatan yang sama Juga disampaikan Oleh Mis Murib Pendiri Komunitas Komapa bahwa Komapa adalah Honai ( Kunume) Sehingga saya Berharap Ade-ade yang tergabung dalam Komapa tidak Bermain-main. Gunakan Kesempatan untuk belajar.

" Teman-Teman Mahasiswa UNW yang belum Bergabung harus segera gabung. Selain kita Belajar di Kampus, Komapa juga sala satu Ruang untuk kita Belajar Bersama", Ucap Mis Murib, Pendiri Komapa - Unw dalam Sambutanya.

Murib Menambahkan. Kita ini adalah Duta dari Setiap Daerah. Sehingga saya Berharap Ade-ade tidak Bermain-main dalam Studi, Harus Belajar Konsisten. Kita Lihat juga di Papua bahwa, Setiap Pemimpin Kita Hari ini di Papua krisis Takut akan Tuhan dan tidak Memiliki Kerendahan Hati.

" Teman - Teman kita semua Mengikuti Dinamika hari ini di Papua melalui Media sosial. Setiap Pemimpin-Pemimpin kita di Papua tidak memiliki kerendahan hati dan Takut akan Tuhan, sehingga setiap Kebijakan-kebijakan Mereka selalu mengorbankan Masyarakat Sipil saya sayangkan Hal ini", Sambungnya Murib.

-


Lanjut Murib. Dalam Kesempatan ini saya berpesan bahwa, Kita Harus punya Kerendahan Hati dan Takut Akan Tuhan, sehingga dikemudian Hari kita siap untuk Melayani Masyarakat, Melindungi, dan Memperjuangkan Hak-hak Mereka. Kita Kalau melihat Sejarah Israel, Mengapa Tuhan Pakai Musa untuk Bebaskan Bangsa Israel dibawah penindasan Fir'aun? salah satunya karena Musa memiliki kerendahan Hati dan Takut akan Tuhan. Daud mengalahkan Raja Goliat bukan karena kehebatan secara Fisik tetapi atas Pertolongan Tuhan, Sebab Daud memiliki kerendahan Hati dan Takut akan Tuhan. Maria dan Yusuf dipakai Tuhan dalam Kelahiran Yesus karena mereka juga memiliki Kerendahan Hati dan Takut akan Tuhan. Kerendahan Hati Hal yang Fundamental dalam Pencapaian sesuatu diKehidupan sehingga, Setiap kita Harus dituntun dengan sikap Rendah Hati dan Takut akan Tuhan.

Dalam Sambutannya juga Wenison Tabuni menambahkan. "Organisasi Komapa Adalah Organisasi Bersifat Umum. Sehingga anak-anak Papua yang studi di UNW Harus bersatu, Belajar dan Maju Bersama"

Perayaan Ibadah Natal dari awal Hingga Akhir Berjalan Lancar dan aman. Dan Usai Perayaan Natal juga dilanjutkan dengan Makan Bersama.

 

Read: MM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prastio Pamungkas

Rekomendasi

Terkini

X