Ia menambahkan bahwa proses menuju tingkat nasional membutuhkan perjuangan panjang dan dukungan banyak pihak. “Tentunya perjalanan menuju tingkat nasional sangat berat dan membutuhkan effort yang luar biasa. Selain kerja keras dari peserta, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan keluarga, sekolah, pelatih, pemerintah daerah, hingga seluruh stakeholder yang terlibat dalam pembinaan Paskibraka,” tambahnya.
Lebih jauh, Hari mengungkapkan bahwa capaian ini menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Lebak, mengingat terakhir kali perwakilan daerah tersebut lolos ke tingkat nasional terjadi pada tahun 2013 atas nama Willy.
Pada akhirnya, di tengah ketatnya persaingan nasional, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan kolektif mampu melahirkan prestasi besar. Lebih dari sekadar pencapaian individu, Chaysar kini menjadi simbol harapan baru generasi muda Lebak dan Banten untuk terus berprestasi di tingkat nasional.
Dengan penuh harapan, seluruh pihak mendoakan agar perjalanan Chaysar menuju Istana Negara pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan menjaga semangat nasionalisme.
Artikel Terkait
Islah Dicapai, Kepala SMAN 1 Panggarangan Tegaskan Polemik dengan Wartawan Hanya Kesalahpahaman
Refleksi Hardiknas 2026 di SMA 1 Panggarangan: Penguatan Mutu Pendidikan untuk Generasi Unggul
Membanggakan! Siswa SMAN 1 Panggarangan Ini Tembus Seleksi Paskibraka Nasional 2026