Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan transformasi digital dan implementasi BRAVE merupakan bagian dari strategi jangka panjang BNI untuk membangun organisasi yang lebih lincah, memperkuat kapabilitas bisnis, serta menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
"Melalui BRAVE, setiap wilayah dan kantor cabang memiliki peran yang semakin kuat dalam menggali potensi ekonomi lokal serta membangun ekosistem bisnis. Integrasi antara kapabilitas jaringan dan solusi digital diharapkan dapat mempercepat akuisisi, memperluas transaksi, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan nasabah," ujar Putrama.
Implementasi BRAVE dan penguatan BNIDirect dijalankan sejalan dengan agenda transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia. Sinergi antara jaringan yang semakin produktif dan kapabilitas digital yang terus berkembang menjadi bagian dari upaya BNI mendukung UMKM naik kelas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Dengan strategi tersebut, BNI optimistis dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah dan para pemangku kepentingan.
Liputan: Rika Herdiani
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi Bansos PKH-BPNT Ulujami Terkuak, BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang
Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk