Klarifikasi Jessica Mila soal Liburan ke Pulau Padar: Tak Diberi Tahu Kapten soal Larangan Berlayar

Photo Author
Khairil Akhyar, Gertakberita.com
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Gertak.id// - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo buka suara mengenai viralnya kapal rombongan artis ke Pulau Padar, Taman Nasional Komodo.

Diketahui bahwa artis Jessica Mila bersama keluarga serta sahabatnya, Merdi Octav Sahetapy kompak mengunggah foto sedang liburan ke Pulau Padar pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Unggahan tersebut viral dan jadi sorotan karena di waktu bersamaan, KSOP Labuan Bajo sudah mengumumkan larangan pelayaran ke kawasan tersebut pada 7-10 Agustus 2026.

Dalam maklumat yang dikeluarkan oleh KSOP, pada waktu tersebut berpotensi cuaca buruk yang bisa membahayakan pelayaran.

Pemanggilan Nakhoda Kapal dan Pemberian Sanksi

Atas dugaan pelanggaran Notice to Marine (NTM) yang dilakukan, pihak KSOP Labuan Bajo telah melayangkan suratpanggilan pada 3 nakhoda kapal, yakni kapal wisata King Nepthune dan Sea Safari, serta satu yacht dari Grand Maloekoe.

“KSOP Labuan Bajo telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap satu nakhoda dan dinyatakan bersalah,” tulis keterangan dari pihak KSOP melalui unggahan di Instagram resminya, dikutip pada Selasa, 11 Agustus 2026.

“Sehingga nakhoda kapal Maloekoe inisial DJ diturunkan dari kapal dan di suspend sementara ijazah lautnya,” lanjutnya.

Adapun untuk nakhoda kapal yang lain, masih akan didalami dan baru diberi sanksi ketika terbukti bersalah.

“Terhadap kapal lain yang melakukan pelanggaran akan diperiksa pada kesempatan pertama dan apabila bersalah diberikan sanksi sebagaimana ketentuan perundangan-undangan,” lanjutnya.

Klarifikasi Jessica Mila, Tak Tahu Ada Larangan

Sebelumnya, Jessica Mila melalui akun Instagram pribadinya juga menyampaikan klasifikasinya bisa sampai ke Pulau Padar bersama keluarga.

Jessica Mila mengungkapkan bahwa rute perjalanan diserahkan kepada kapten kapal karena terkait keselamatan, ia menyebut hal tersebut adalah tanggung jawabnya.

Mengenai larangan ke Pulau Padar, ia dan rombongan tak mengetahui ada larangan pelayaran dan mengaku melihat banyak kapal turis di saat yang sama.

“Sejak awal tidak ada pemberitahuan dari Kapten bahwa ada larangan untuk berlayar ke Pulau Padar dan kami pun tidak ada kecurigaan sama sekali sepanjang perjalanan karena ada banyak kapal-kapal lain dan turis-turis lain yang bersandar dan naik ke Pulau Padar pada hari itu dan cuaca relatif baik,” tulisnya dalam klarifikasi yang diunggah pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Khairil Akhyar

Rekomendasi

Terkini

X