Lumpur Pascabanjir Sumatera Masih Jadi PR, Mendagri Minta Pembersihan Digenjot Sebelum Ramadan

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Minggu, 11 Januari 2026 | 18:04 WIB
Mendagri Tito saat rapat koordinasi bersama minta tambahan personel pada TNI dan Polri untuk pembersihan lumpur Sumatera./(YouTube / DPR RI)
Mendagri Tito saat rapat koordinasi bersama minta tambahan personel pada TNI dan Polri untuk pembersihan lumpur Sumatera./(YouTube / DPR RI)

“Setelah itu paralel sungai. Itu sungai-sungai kecil nanti masuk ke sungai Tamiang yang besar. Sungainya muaranya sudah seperti itu, tumpukan sedimen yang luar biasa banyak itu jadi memblok aliran dari sungai mau ke laut,” terangnya.

Kondisi tersebut, lanjut Tito, berpotensi memicu banjir baru meski intensitas hujan relatif rendah.

“Akibatnya apa yang terjadi? Hujan dikit saja airnya tumpah ke kanan-kiri, menimbulkan banjir baru,” sambungnya.

Berdasarkan jadwal yang dirilis Muhammadiyah, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026. Dengan demikian, pemerintah masih memiliki rentang waktu terbatas untuk mengoptimalkan pembersihan lumpur sebelum memasuki bulan puasa.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X