IDI Soroti Penanganan Kesehatan Bencana Banjir Sumatera, Akses Air dan Layanan Medis Jadi Prioritas

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Jumat, 26 Desember 2025 | 12:47 WIB
Ketua Umum PB IDI periode 2018-2021, dokter Daeng Mohammad Faqih buka suara soal penanganan kesehatan banjir Sumatera. (YouTube/ForumKeadilanTV)
Ketua Umum PB IDI periode 2018-2021, dokter Daeng Mohammad Faqih buka suara soal penanganan kesehatan banjir Sumatera. (YouTube/ForumKeadilanTV)

Menanggapi informasi pengiriman dokter ortopedi dan bedah ke wilayah terdampak, ia menyebut tenaga tersebut mungkin dibutuhkan, namun lebih relevan untuk bencana gempa dibandingkan banjir.

“Lini pertama itu (dokter) penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bencana banjir. Banjir itu air, misalnya terhirup ke paru-paru, termakan ke saluran cerna, kena mata jadi penyakit mata, kena kulit jadi penyakit kulit,” ucap dokter Daeng lagi.

“Jadi, lini pertama dokter itu berbeda. Jadi, yang harus dikirim itu misalnya penyakit dalam, penyakit paru, kemudian dokter mata, dokter kulit,” tukasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sekitar 300 Puskesmas yang terdampak banjir di Sumatera ditargetkan segera beroperasi normal dalam waktu dekat. Pemerintah memprioritaskan pemulihan infrastruktur Puskesmas dan rumah sakit guna memastikan layanan kesehatan kembali berjalan.

Selain perbaikan bangunan, Kementerian Kesehatan juga akan mengirimkan peralatan kesehatan agar pelayanan medis bagi warga terdampak dapat dilakukan secara optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X