TNI AU Kerahkan Hercules A-1339 Angkut Hasil Bumi Petani Terdampak Bencana di Aceh

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Kamis, 18 Desember 2025 | 09:00 WIB
Pesawat Hercules TNI AU Angkut 14 Ton Cabai Petani Bener Meriah ke Medan./Dok.TNI AU
Pesawat Hercules TNI AU Angkut 14 Ton Cabai Petani Bener Meriah ke Medan./Dok.TNI AU

Bener Meriah, Gertak.id - TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus memberikan dukungan pengangkutan hasil bumi milik petani terdampak bencana di Aceh. Kali ini, pesawat Hercules A-1339 mengangkut sekitar 14 ribu kilogram cabai serta sejumlah komoditas pertanian lain dari Kabupaten Bener Meriah.

“Melaporkan dukungan pesawat untuk mengangkut logistik dan personel di Bandara Rembele (Kabupaten Bener Meriah),” dikutip dari keterangan resmi TNI Angkatan Udara, Kamis (17/12).

Selain membawa hasil bumi, pesawat Hercules tersebut juga menyediakan ruang bagi warga Aceh yang ingin menumpang. TNI AU menyiapkan kapasitas hingga 20 penumpang dengan prioritas bagi lansia, ibu, dan anak.

Pesawat Hercules A-1339 dipiloti oleh Kapten Pnb. Alwi dengan rute penerbangan menuju Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, dan sebaliknya.

Dalam dokumentasi video yang dibagikan, terlihat puluhan karung cabai dipindahkan dari truk ke dalam badan pesawat. Komoditas lain seperti tomat dan kol juga turut dimuat ke lambung Hercules.

Pengangkutan hasil panen petani ini dilakukan atas mandat Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan petani yang terdampak bencana tetap memperoleh pendapatan dari hasil panen mereka.

“Percayalah pemerintah akan bekerja sangat keras. Habis-habisan untuk membantu bapak-bapak, ibu-ibu sekalian di sini. Kita akan bersama bapak-bapak ibu-ibu, jangan khawatir Anda tidak sendiri,” ujar Prabowo saat mengunjungi sejumlah titik pengungsian di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah pada 12 Desember lalu.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menjelaskan pengangkutan hasil panen melalui jalur udara dilakukan karena distribusi darat mengalami hambatan akibat bencana. Menurutnya, pengiriman hasil pertanian melalui udara telah berlangsung sejak 8 Desember dengan memanfaatkan pesawat Hercules maupun helikopter.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Faiz Afianda

Rekomendasi

Terkini

X