PT PAMA SSBA Siap Berperan Aktif dalam Menjaga Ekosistem Sungai Enim

Photo Author
Khairil Akhyar, Gertakberita.com
- Jumat, 28 November 2025 | 17:41 WIB
Penanaman pohon buah
Penanaman pohon buah

Muara Enim,Sumsel,Gertak.id/ Kehidupan ekosistem sungai Enim yang semakin terganggu, menyebabkan kematian ikan, serangga, dan organisme air lainnya akibat air yang tercemar dan berkurangnya oksigen. Sehingga menurunnya kualitas ekosistem Sungai Enim dalam beberapa tahun terakhir menjadi alarm yang tidak bisa lagi diabaikan.

Tumpukan sampah rumah tangga, sedimentasi, serta berkurangnya tutupan vegetasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) memicu kekhawatiran akan kerusakan lingkungan yang lebih luas. Kondisi inilah yang melahirkan aksi nyata lintas pihak pada Jumat pagi, 28 November 2025, di Jembatan Enim III Desa Karangraja, Kota Muara Enim.

Sebagai bentuk reaction to action, Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggandeng berbagai pihak untuk turun langsung ke lapangan merawat kembali sungai yang menjadi nadi kehidupan warga. 

Salah satu yang menunjukkan komitmen kuat adalah PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Cluster SSBA, kontraktor utama PT Bukit Asam (PTBA), yang mengerahkan tim manajemen, divisi SHE, hingga CSR untuk terlibat penuh.

Acara yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Enim dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Muara Enim ke-79 itu menghadirkan sinergi besar antara pemerintah daerah, perusahaan pertambangan, komunitas pemerhati lingkungan, hingga OPD terkait. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bukti bahwa perbaikan Sungai Enim bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab kolektif.

PT PAMA SSBA hadir dengan jajaran manajemen di antaranya Herdiyanto Yuniawan, Project Manager Victorinus Setyawan, Ade Gusman, M. Dzaki Kautsa selaku SHE Dept Head, serta CSR Officer Danang Prakoso dan Joko Budi Santoso. Mereka bergabung bersama ratusan peserta lainnya mengikuti rangkaian kegiatan berupa susur sungai, pembersihan sampah, penanaman pohon, dan penebaran 10 ribu bibit ikan di bantaran Sungai Enim.

Kepala DLH Muara Enim, Alfarizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respon nyata pemerintah terhadap ancaman degradasi ekosistem Sungai Enim. 

“Ini adalah upaya menjaga keberlangsungan Sungai Enim sebagai sumber kehidupan masyarakat. Kami bersama Dinas Perikanan serta dukungan perusahaan ingin memastikan sungai ini tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam kegiatan susur sungai, peserta tidak hanya menyusuri aliran sungai, tetapi turut memunguti sampah yang mencemari bantaran sungai, mulai dari plastik, styrofoam, hingga limbah rumah tangga. Aksi ini menjadi bentuk edukasi langsung bahwa persoalan sampah tidak selesai hanya dengan imbauan, tetapi perlu tindakan konkret dan kedisiplinan bersama.

Sementara itu, CSR Officer PT PAMA SSBA, Joko Budi Santoso, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. 

“Keterlibatan kami hari ini bukan seremonial. Ini adalah bagian dari tanggung jawab PAMA untuk menjaga ekosistem Sungai Enim. Selain berkolaborasi dengan pemerintah daerah, kami juga secara rutin melakukan program peduli lingkungan di sekitar area operasional perusahaan,” ungkapnya.

Penanaman pohon di sepanjang DAS dan penebaran bibit ikan menjadi simbol harapan baru bagi Sungai Enim. Pohon akan menjadi penyangga alami mencegah erosi, sementara ikan-ikan yang dilepas akan membantu memulihkan rantai ekologi perairan.

Melalui kegiatan ini, sinergi PAMA SSBA dan Pemkab Muara Enim menunjukkan bahwa aksi lingkungan berhasil lahir dari reaksi terhadap masalah nyata, dan lebih penting lagi, melahirkan komitmen jangka panjang untuk menjaga sungai tetap menjadi sumber kehidupan yang bersih dan berkelanjutan.

(Yn*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

X