Menteri HAM Natalius Pigai Soroti Pejabat dengan Simpanan Puluhan Miliar

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Sabtu, 15 November 2025 | 20:30 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai Soroti Pejabat dengan Simpanan Puluhan Miliar./Dok.Akbar Faizal
Menteri HAM Natalius Pigai Soroti Pejabat dengan Simpanan Puluhan Miliar./Dok.Akbar Faizal

Jakarta, Gertak.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa seluruh menteri dalam kabinet menerima besaran gaji yang sama, tanpa perbedaan berdasarkan besar kecilnya anggaran kementerian yang dipimpin. Pernyataan itu disampaikan Pigai dalam tayangan Akbar Faizal Uncensored yang ditayangkan Jumat, 14 November 2025.

Pigai mempertanyakan munculnya simpanan belasan hingga puluhan miliar rupiah milik sebagian pejabat negara, terutama apabila kenaikan harta tersebut terjadi setelah mereka menduduki jabatan.

"Jadi kalau hari ini ada menteri yang simpanannya lebih dari sekian belasan milyar puluhan milyar, harus diragukan," ucap Pigai.

Ia menjelaskan bahwa meskipun Kementerian HAM memiliki anggaran besar, gaji yang diterimanya tetap sama dengan menteri lainnya.

"Saya menteri di kementerian HAM, kebetulan anggarannya lebih banyak,” katanya.

Pigai menambahkan bahwa tidak ada menteri yang memperoleh pendapatan berbeda hanya karena kementeriannya mengelola sumber daya atau anggaran tinggi. 

“Katakanlah dengan kementerian yang anggarannya kecil dengan kementerian yang mengelola sumber daya itu menteri itu gajinya sama pak,” ujarnya.

Ia menilai lonjakan kekayaan pejabat publik yang tidak sesuai profil pendapatan resmi perlu menjadi perhatian bersama. Menurut Pigai, transparansi harta pejabat merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik.

"Kaya duluan tidak, tapi kalau setelah jadi menteri kalau angkanya bertambah di tabungan, berarti itu harus diragukan," pungkasnya.

Pernyataannya menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya perhatian terhadap integritas pejabat negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Rekomendasi

Terkini

X