Said menilai, publik yang berharap pada kepemimpinan bersih Prabowo bisa merasa kecewa dengan pernyataan tersebut.
“Menurut saya, yang paling ditakutkan bahwa Prabowo didukung rakyat karena dianggap harapan untuk pemberantasan korupsi, pengambilalihan SDA, pemerintahan bersih, dan agar oligarki tidak berkuasa. Nah, pernyataan kemarin seakan-akan bertolak belakang dengan pemberantasan korupsi,” paparnya.
“Pernah mengatakan akan kejar (koruptor) sampai Antartika, tapi orang lagi keras-kerasnya menyatakan Whoosh ada kasus korupsinya, beliau langsung menyatakan mengambil tanggung jawab,” lanjutnya.
Meski demikian, Said menekankan bahwa Prabowo tidak menyebut secara spesifik soal tanggung jawab apabila ada kasus korupsi dalam proyek Whoosh.
Sebelumnya, saat menghadiri peresmian revitalisasi Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025), Presiden Prabowo menegaskan telah mempelajari polemik proyek Whoosh.
“Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada masalah. Saya akan tanggung jawab nanti Whoosh semuanya,” Kata Prabowo dengan Tegas
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia bukan negara sembarangan dan telah menghitung seluruh aspek proyek tersebut.
“Indonesia bukan negara sembarangan, kita hitung nggak ada masalah itu,” tambahnya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Setujui 5 Triliun untuk 30 Rangkaian Kereta Baru, Target Rampung Maksimal Setahun
Prabowo Tegas Ambil Tanggung Jawab atas Polemik Whoosh: “Enggak Usah Khawatir”
Prabowo : Pemerintah Subsidi 60 Persen Transportasi Publik demi Keadilan Akses Rakyat
Prabowo Soroti Budaya Politik Tak Sehat yang Suka Mencari Kesalahan Pemimpin Setelah Tak Lagi Mejabat