Selain itu, tenaga medis cadangan seperti dokter, perawat, ahli kesehatan lingkungan, dan epidemiolog juga dikerahkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit pun telah disiapkan untuk memberikan pelayanan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatera.
Artikel Terkait
Pemuda Soroti Kendala Administrasi Pengungsi Puncak, Minta Dukcapil Turun Tangan
Korban Bencana Sumatera Capai 303 Jiwa, BNPB Ungkap Sumut Paling Banyak Menelan Korban