JAKARTA, Gertak.id — Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kedatangan Listyo ke Istana berlangsung pada hari yang sama setelah DPR menyetujui pemberhentian dirinya dengan hormat dari jabatan Kapolri.
“Katanya saya hari ini akan dilantik jadi KSP,” kata Listyo kepada wartawan, sebagaimana disiarkan Kompas TV.
Listyo menyebut penugasan barunya sebagai Kepala Staf Kepresidenan merupakan sebuah kehormatan. Ia menegaskan akan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
“Itu kehormatan buat kita untuk bisa memberikan yang terbaik buat bangsa,” ujarnya.
DPR Setujui Pemberhentian Listyo
Sebelumnya, rapat paripurna DPR yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani menyetujui pemberhentian Listyo Sigit dengan hormat dari jabatan Kapolri.
Dalam rapat tersebut, Puan meminta persetujuan peserta rapat terhadap laporan Komisi III DPR mengenai pemberhentian Listyo. Peserta rapat kemudian menyatakan setuju.
Rapat paripurna juga menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo.
Puan menegaskan pemberhentian Listyo dilakukan dengan hormat. Ia juga membantah bahwa pergantian Kapolri tersebut berkaitan dengan batas usia.
Proses pergantian Kapolri diawali surat Presiden Prabowo Subianto kepada DPR tertanggal 30 September 2026. Dalam surat tersebut, Presiden mengusulkan Suyudi sebagai calon Kapolri.
Komisi III DPR kemudian menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada Kamis pagi. Hasil uji tersebut selanjutnya dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan DPR.
Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).