Diduga Jadi Korban Perundungan, Siswa SMP di Tangsel Dirawat Intensif — Polisi Periksa 4 Saksi dan Dalami Penyebab Sakit

Photo Author
Redaksi Gertak, Gertakberita.com
- Sabtu, 15 November 2025 | 18:47 WIB
Menyoroti dugaan kasus perundungan yang dialami siswa SMP di Tangerang Selatan. (Instagram.com / @infotangselpride - @folkscribe)
Menyoroti dugaan kasus perundungan yang dialami siswa SMP di Tangerang Selatan. (Instagram.com / @infotangselpride - @folkscribe)

Gertak.id – Dugaan kasus perundungan yang dialami seorang siswa SMP berinisial MH (13) di Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menjadi perhatian publik setelah viral di linimasa media sosial. Kondisi MH yang kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit mendorong pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri penyebab sakit yang dialaminya.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor Ingkiriwang menyampaikan bahwa penyidik perlu memastikan keterkaitan antara kondisi medis korban dengan unsur dugaan tindak kekerasan.

“Kami akan menyelidiki apakah sakit yang diderita oleh korban ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana,” ujar Victor saat konferensi pers di Mapolres Tangsel, Sabtu (15/11/2025).

Pihak kepolisian mengaku sudah tiga kali mendatangi korban, namun keluarga masih belum dapat memberikan banyak keterangan karena fokus pada proses pemulihan MH.

Pemeriksaan Saksi dan Upaya Penyelidikan

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa empat saksi terkait peristiwa yang diduga terjadi di lingkungan sekolah tersebut. Meski demikian, polisi belum menetapkan tersangka karena kondisi MH belum memungkinkan untuk dimintai keterangan langsung.

“Kami melakukan penyelidikan dan memeriksa empat saksi, dan dari pihak ahli juga telah bersinergi dengan pendamping dari UPTD PPA Kota Tangsel,” jelas Victor.

Selain unsur dugaan tindak kekerasan, penyidik juga mendalami faktor penyebab gangguan kesehatan yang dialami korban.

“Polisi akan memastikan apakah gangguan kesehatan korban berkaitan dengan tindak pidana,” tegasnya.

Kondisi Korban dan Respons Polisi

Keluarga MH saat ini masih diliputi rasa cemas karena kondisi korban belum menunjukkan perkembangan signifikan. Pihak kepolisian mengaku tetap memberikan dukungan moril dan berkomitmen menangani kasus secara profesional.

“Kami memberikan semangat kepada korban dan keluarganya. Kami menangani kasus ini sesuai prosedur dan akan mendengar keterangan keluarga setelah kondisi korban membaik,” tutur Victor.

Jeritan Keluarga Mengungkap Dugaan Perundungan

Sebelumnya, kasus ini viral setelah unggahan akun Instagram @tangsel.info pada Senin (10/11/2025). Dalam unggahan itu, kakak korban mengaku adiknya dipukul menggunakan kursi besi oleh teman sekelas saat jam istirahat pada 20 Oktober 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yuliarto Mugi Widodo

Rekomendasi

Terkini

BGN Soroti Setoran Rp2.000 per Porsi kepada Mitra MBG

Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Qodari Sebut Perjuangan Prabowo Sejalan dengan HUMANIKA

Minggu, 20 September 2026 | 14:09 WIB
X