Terungkap, Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Siswa Aktif Bertindak Mandiri

Photo Author
Atippudin, Gertakberita.com
- Rabu, 12 November 2025 | 05:42 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri (ketiga dari kiri) saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/11/2025).(Dok.ANTARA/Ilham Kausar)
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri (ketiga dari kiri) saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/11/2025).(Dok.ANTARA/Ilham Kausar)

Jakarta, Gertak.id - Kepolisian akhirnya mengungkap hasil penyelidikan atas insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. Polisi memastikan bahwa pelaku merupakan anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang juga siswa aktif sekolah tersebut.

“ABH yang terlibat dalam ledakan tersebut diketahui merupakan siswa SMA aktif dan bertindak secara mandiri, tidak terhubung dengan jaringan teror tertentu,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (11/11/2025).

Pernyataan itu sekaligus membantah spekulasi yang beredar di media sosial terkait dugaan keterlibatan jaringan terorisme. Polisi juga telah melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan menemukan sejumlah bahan peledak.

“Berdasarkan keterangan yang kami himpun, ABH yang terlibat dikenal sebagai pribadi tertutup, jarang bergaul, dan memiliki ketertarikan dengan konten kekerasan serta hal-hal ekstrem,” lanjut Asep.

Selain memeriksa rekaman CCTV, penyidik turut menganalisis ponsel pelaku untuk mendalami motif dan aktivitasnya. “Kami bersama Densus 88 telah menganalisis rekaman CCTV, ponsel, serta aktivitas dari ABH yang terlibat untuk mendalami motif dan latar belakang yang bersangkutan,” jelasnya.

Polisi juga memastikan pendampingan trauma healing dan penanganan medis bagi para korban. Sebanyak 96 orang tercatat menjadi korban, terdiri dari 67 luka ringan, 26 luka sedang, dan 3 luka berat.

“Kami sampaikan bahwa jumlah korban mengalami penambahan dari data awal karena beberapa siswa baru melaporkan keluhan luka dan gangguan pendengaran setelah beberapa hari kejadian,” terang Asep.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengungkapkan pihaknya menemukan tujuh bom di lokasi.

“Total ada 7 buah bom, di TKP satu, dua bom sudah meledak dengan aktivasi receiver yang dikendalikan dengan remote control yang remote-nya kami temukan di taman baca,” ujarnya.

“Di TKP kedua, ada 2 bom sumbu bakar dengan casing pipa, kondisi sudah meledak namun tidak sempurna, dan 2 bom dengan casing pipa logam, kondisi masih aktif,” tambahnya. Satu bom lainnya ditemukan dalam kaleng minuman dan masih aktif.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), bahan peledak yang ditemukan di sekolah identik dengan bahan yang ditemukan di rumah pelaku. Polisi memastikan seluruh bahan memiliki daya ledak rendah.

Sebelumnya, Ledakan tersebut terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025, saat kegiatan salat Jumat tengah berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Faiz Afianda

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BGN Soroti Setoran Rp2.000 per Porsi kepada Mitra MBG

Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Qodari Sebut Perjuangan Prabowo Sejalan dengan HUMANIKA

Minggu, 20 September 2026 | 14:09 WIB
X