Gertak.id – Indonesia kembali dipercaya FIFA untuk menjadi salah satu tuan rumah gelaran FIFA Series 2026, ajang pertandingan persahabatan lintas konfederasi yang akan digelar pada jendela internasional Maret–April 2026. Pengumuman resmi dirilis FIFA pada Jumat, 21 November 2025.
Penunjukan ini menempatkan Indonesia bersama Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan sebagai tuan rumah kategori putra. Sementara untuk kategori putri, tiga negara akan melakukan debut sebagai tuan rumah, yakni Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Platform Pertandingan Lintas Benua
FIFA Series merupakan program global yang dirancang untuk mempertemukan tim nasional dari berbagai konfederasi seperti AFC, UEFA, CONMEBOL, CAF, dan lainnya. Tujuannya memberikan kesempatan lebih besar bagi negara-negara untuk bertanding melawan lawan di luar benua masing-masing dalam format laga persahabatan resmi.
Pada 2026, turnamen kembali digelar setelah edisi pertama pada 2024. Pertandingan berlangsung dalam dua jendela internasional, yaitu Maret dan April, mencakup tim putra dan putri secara terpisah. Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah untuk rangkaian pertandingan kategori putra.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut FIFA Series sebagai upaya memperkuat perkembangan sepak bola dunia melalui pertemuan lintas wilayah yang sebelumnya jarang terjadi.
“FIFA Series bertujuan membuka peluang pengembangan bagi para pemain, pelatih, serta suporter, sekaligus mempromosikan persatuan dan keberagaman sepak bola melalui pertandingan yang bermakna,” ujar Gianni.
Kepercayaan Kedua Setelah Piala Dunia U-17
Penunjukan FIFA ini menjadi momentum baru bagi sepak bola Tanah Air. Sebelumnya, Indonesia telah sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 pada 2023.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan FIFA.
“Saya mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan FIFA kepada Indonesia,” ucap Erick melalui laman resmi PSSI.
Ia menilai FIFA Series 2026 dapat menjadi panggung penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji kemampuan menghadapi negara-negara dari luar Asia, sekaligus memperkaya pengalaman pemain dan pelatih dalam menghadapi berbagai gaya permainan.
“Ini menunjukkan bahwa FIFA melihat antusiasme federasi dan suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global,” tambahnya.
Format Pertandingan
Dalam FIFA Series, setiap grup akan diisi tim dari beberapa konfederasi. Pertandingan bersifat persahabatan resmi dan tidak menambah beban kompetisi dalam kalender tahunan, namun tetap memberi ruang kompetitif yang bermanfaat bagi pengembangan tim nasional.
Artikel Terkait
Pemkab Lumajang Ingatkan Donasi Jalur Resmi dan Larangan Dirikan Pengungsian Liar bagi Korban Erupsi Semeru
Jalan Sehat Semarakkan HUT PGRI ke-80, Perkuat Solidaritas Wujudkan Indonesia Emas
BKD Indramayu Gelar Lelang Sewa Garapan Tanah Eks Bengkok di Tahun 2025