“Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan meraih prestasi sesuai minat masing-masing. Kami ingin siswa tidak hanya berprestasi, tetapi juga mengenal dan ikut melestarikan budaya daerah,” kata Tuti.
Di sisi lain, guru pembimbing turut berperan dalam mendampingi ketiga siswi selama proses persiapan. Latihan difokuskan pada penguasaan gerakan, kekompakan, dan kesesuaian penampilan dengan konsep tari yang dibawakan.
“Persiapan lomba dilakukan dalam waktu sekitar satu minggu. Selama proses latihan, para siswi diarahkan untuk memahami gerakan, menjaga kekompakan, dan menyesuaikan penampilan dengan konsep tari yang dibawakan. Waktu yang terbatas menjadi tantangan tersendiri, sehingga kedisiplinan dan kesungguhan mereka sangat diperlukan,” ujar salah satu guru pembimbing.
Selain penguasaan gerakan, konsistensi selama latihan dan kepercayaan diri juga menjadi perhatian dalam mempersiapkan penampilan. Ketiga siswi perlu menyelaraskan gerakan agar dapat tampil kompak saat perlombaan.
“Hal yang kami tekankan selama latihan adalah kekompakan, konsistensi, dan kepercayaan diri. Ketiga siswi harus mampu menyatukan gerakan serta membangun kerja sama agar penampilan terlihat selaras. Mereka juga perlu menjaga semangat selama proses persiapan supaya bisa tampil maksimal saat perlombaan,” katanya.
Guru pembimbing berharap capaian tersebut menjadi bekal bagi ketiga siswi untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang seni tari. Ia juga berharap prestasi itu dapat mendorong pelajar lainnya agar berani mengembangkan bakat dan mengikuti berbagai kompetisi.
“Prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan di bidang seni tari. Kami berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk berlatih lebih baik dan mengikuti kesempatan lomba berikutnya. Semoga pengalaman ini juga mendorong siswa lain untuk berani menunjukkan bakat yang dimiliki,” pungkasnya.
Tak hanya berharap kompetisi serupa terus digelar di Kabupaten Lebak, ketiga siswi tersebut juga menginginkan jangkauan perlombaan diperluas hingga tingkat Provinsi Banten. Dengan cakupan peserta yang lebih luas, pelajar dari berbagai kabupaten dan kota diharapkan memiliki kesempatan untuk menampilkan kesenian daerah sekaligus bertukar pengalaman di bidang seni budaya.