NABIRE GERTAK.ID – Kosinus Wenda selaku Kepala Suku Dani Rayon Nabire Timur menerima bantuan usaha untuk mendukung pengembangan kios yang dikelolanya di Kampung Sanoba Atas, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026).
Penyaluran bantuan berlangsung di Kios Nurry II, Kampung Sanoba Atas, Distrik Nabire Timur, mulai pukul 16.16 hingga 17.19 WIT.
Bantuan yang diberikan berupa berbagai barang kebutuhan perdagangan, di antaranya sembako, makanan ringan, minuman ringan, bumbu dapur, sabun cuci, serta sejumlah kebutuhan lainnya.
Selain barang dagangan, bantuan modal usaha juga diberikan guna menunjang keberlangsungan dan pengembangan kios sebagai sumber pendapatan keluarga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi Kosinus Wenda beserta keluarganya melalui penguatan usaha perdagangan.
Baca Juga: SPBU Pelayang Raya Gelar Syukuran, Syah’diah Tegaskan Komitmen Pelayanan Sesuai SOP
Dalam kesempatan itu, Kosinus Wenda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, atas perhatian yang diberikan kepada para kepala suku di Papua Tengah.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan tokoh adat beserta keluarga dan masyarakat yang dipimpinnya.
Kosinus berharap bantuan usaha serupa dapat terus berlanjut sehingga para kepala suku memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
Menurutnya, kemandirian ekonomi juga penting untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan anak-anak, serta mendukung masyarakat dalam menghadapi kebutuhan sosial dan ekonomi.
Selain menyampaikan apresiasi, Kosinus Wenda menegaskan komitmennya untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, termasuk Program Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Ia juga menyatakan kesediaannya untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan adat, komunikasi, serta imbauan kepada warga.
Menurut Kosinus, komunikasi yang baik dengan masyarakat diperlukan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.