daerah

Kekeringan Sampang Meluas, HCML dan SKK Migas Salurkan Sejuta Liter Air Bersih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:26 WIB
Kekeringan Sampang Meluas, HCML dan SKK Migas Salurkan Sejuta Liter Air Bersih

 

 

SAMPANG, Gertak.id – Krisis air bersih akibat kekeringan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bersama SKK Migas Jabanusa dan Husky CNOOC Madura Limited (HCML) memperluas jangkauan bantuan air bersih untuk membantu warga yang terdampak.

Pendistribusian bantuan air bersih tersebut secara resmi dilepas Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, di depan Pendapa Trunojoyo Sampang, Kamis (8/10/2026). Bantuan ini menjadi salah satu langkah untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kekeringan.

Mewakili Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, Ahmad Mahfudz menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas Jabanusa dan HCML atas kepedulian serta dukungan yang diberikan kepada masyarakat.

Ia berharap bantuan sejuta liter air bersih tersebut dapat menjangkau warga yang membutuhkan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari di wilayah terdampak.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada HCML, salah satunya yang telah bersama-sama membantu masyarakat Sampang,” ujar Ahmad Mahfudz.

Menurutnya, penanganan kekeringan tidak cukup hanya melalui bantuan darurat. Pemkab Sampang juga akan memikirkan solusi jangka panjang agar persoalan kekurangan air bersih tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Untuk mewujudkan upaya tersebut, pemerintah daerah membuka peluang keterlibatan SKK Migas Jabanusa dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam mendukung program pengentasan kekeringan.

SKK Migas Jabanusa Tegaskan Komitmen Bantu Warga

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, menjelaskan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian SKK Migas bersama KKKS terhadap masyarakat Sampang.

Menurut Febrian, pihaknya mendukung langkah Pemkab Sampang dalam menangani dampak kekeringan yang melanda sejumlah desa. Meski bantuan tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan kekeringan di seluruh wilayah, distribusi air diharapkan dapat mengurangi beban warga yang mengalami krisis air bersih.

“Kami akan terus bersinergi dengan Pemkab Sampang dan membangun masyarakat dengan peningkatan kapasitas,” terang Febrian saat memberikan sambutan di Pendapa Trunojoyo Sampang.

Dukungan serupa disampaikan Manager Regional Office and Relations HCML, Hamim Tohari. Ia menegaskan bahwa keterlibatan HCML merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Halaman:

Terkini