daerah

BMKG Peringatkan Rob Jawa Timur 4-10 Oktober, Ini Wilayah Rawan

Minggu, 4 Oktober 2026 | 12:21 WIB
BMKG Peringatkan Rob Jawa Timur 4-10 Oktober, Ini Wilayah Rawan

 

JAWA TIMUR, Gertak.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak mengingatkan masyarakat terkait potensi banjir rob di sejumlah pesisir Jawa Timur pada 4–10 Oktober 2026.

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi pesisir Surabaya Barat, Gresik, Lamongan, dan Tuban. Kawasan dengan elevasi rendah dinilai lebih berpotensi mengalami genangan akibat kenaikan muka air laut.

Potensi banjir rob tersebut berkaitan dengan kondisi pasang surut air laut yang diprakirakan mengalami peningkatan selama periode tersebut.

Berdasarkan informasi BMKG, pasang maksimum diprakirakan mencapai sekitar 130–150 sentimeter. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko genangan di kawasan pesisir, terutama wilayah yang memiliki elevasi rendah.

Periode kewaspadaan berlangsung mulai 4 hingga 10 Oktober 2026. Pasang maksimum diprakirakan terjadi sekitar pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.

Kenaikan muka air laut tersebut dapat menimbulkan genangan dengan tingkat dampak yang berbeda-beda, bergantung pada karakteristik masing-masing wilayah pesisir.

Selain mengganggu aktivitas warga, potensi rob juga perlu diantisipasi di kawasan pelabuhan. Aktivitas transportasi laut dan kegiatan operasional lainnya berpotensi terdampak apabila genangan terjadi.

Kegiatan bongkar muat, perikanan darat, hingga aktivitas petani garam juga perlu menjadi perhatian selama periode pasang tinggi.

Masyarakat yang berada di Surabaya Barat, Gresik, Lamongan, dan Tuban diimbau memantau perkembangan informasi cuaca maritim serta kondisi pasang surut yang disampaikan BMKG.

Warga pesisir juga disarankan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari, khususnya sekitar pukul 19.00–23.00 WIB, serta mengikuti informasi resmi BMKG terkait perkembangan kondisi pasang laut.

Terkini