GERTAK.ID, LEBAK - Perguruan Silambawiqri akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 di Padepokan Ona, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut memadukan syukuran organisasi, atraksi bela diri, bunga rampai keilmuan, serta pertunjukan seni dan budaya.
Acara dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB. Sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan anggota Silambawiqri dari berbagai wilayah diagendakan hadir, termasuk Bupati Lebak H. Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Gubernur Banten H. Andra Soni.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah laporan panitia, anggota Silambawiqri akan menampilkan atraksi bela diri.
Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum DPP Silambawiqri Kyai Upen Ruspendi, Pembina Keluarga H. Maman, Bupati Lebak, serta Gubernur Banten.
Selain itu, panitia menyiapkan bunga rampai keilmuan Silambawiqri yang akan disampaikan KH. Dr. Sofyan Rosada, M.Si., MBA. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Kyai Moch. Aji Komarullah, S.Pd.I., M.Si., sebelum acara memasuki sesi penutup dan hiburan.
Pembina Silambawiqri Kyai Moch. Aji Komarullah, S.Pd.I., M.Si., mengatakan peringatan HUT ke-34 menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai yang menjadi bagian dari perjalanan perguruan.
Menurutnya, Silambawiqri tidak hanya berkaitan dengan bela diri, tetapi juga membawa nilai kesabaran, ketakwaan, keharmonisan, dan persaudaraan.
"Silambawiqri bukan sekadar perguruan bela diri. Di dalamnya terkandung nilai luhur: kesabaran, ketakwaan, keharmonisan, dan persaudaraan. Harlah ke-34 ini menjadi pengingat agar kita semakin teguh menjaga kebersamaan dan tidak terpecah belah di tengah keberagaman," ujarnya, Jumat (2/10/2026).
Dalam penjelasan panitia, Silambawiqri merupakan singkatan dari Silat Tenaga Dalam Bathin Wiqoyah Ri'ayah. Perguruan tersebut mengedepankan keseimbangan antara kekuatan fisik dan batin, sekaligus nilai pelindungan serta pengayoman kepada sesama.
Sejalan dengan itu, rangkaian peringatan HUT ke-34 juga memuat kegiatan yang berkaitan dengan keilmuan, atraksi anggota, serta seni budaya. Panitia menjadwalkan seluruh rangkaian berlangsung hingga selesai setelah sesi penutup.
Adapun panitia mengimbau para undangan hadir 10 menit sebelum acara dimulai. Para peserta juga diminta mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Setelah doa dan penutup, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan yang disiapkan panitia. Rangkaian pertunjukan tersebut menjadi bagian akhir dari agenda peringatan HUT ke-34 Silambawiqri di Padepokan Ona.