daerah

Inspektorat Lebak Ekspose Hasil Audit BLUD Tiga Puskesmas, Bahas Tindak Lanjut

Kamis, 1 Oktober 2026 | 16:33 WIB
Audit BLUD Puskesmas Muncang, Sajira dan Leuwidamar Diekspose Inspektorat Lebak./Dok.Inspektoratlebak

LEBAK, GERTAK.ID - Inspektorat Kabupaten Lebak mengekspose hasil audit ketaatan pengelolaan manajemen dan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada tiga UPTD Puskesmas, Kamis (1/10/2026).

Tiga puskesmas yang menjadi sasaran audit yakni UPTD Puskesmas Muncang, UPTD Puskesmas Sajira, dan UPTD Puskesmas Leuwidamar. Pemeriksaan mencakup pengelolaan BLUD Tahun Anggaran 2025 dan 2026 sampai dengan 31 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengawasan untuk memperoleh gambaran mengenai kepatuhan terhadap ketentuan dalam pengelolaan manajemen dan keuangan BLUD. Selain itu, ekspose dimanfaatkan untuk menyampaikan hasil audit sekaligus membahas tindak lanjut perbaikan.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Lebak Dr. Rusito, S.Sos., M.Si. menjelaskan, audit terhadap BLUD Puskesmas diarahkan untuk memastikan pengelolaan manajemen dan keuangan berjalan sesuai ketentuan.

Menurutnya, pemeriksaan juga menjadi bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola pelayanan di tingkat puskesmas.

“Pengawasan bukan hanya tentang menemukan kesalahan, tetapi juga tentang mendorong perbaikan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” kata Rusito.

Lebih lanjut, Rusito mengatakan audit operasional BLUD juga berkaitan dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi unit pelayanan. Hasil pemeriksaan selanjutnya dapat menjadi bahan bagi puskesmas untuk melakukan penyempurnaan dalam pengelolaan.

Sejalan dengan itu, Kepala UPTD Puskesmas Muncang, H. Alwani, S.Pd., S.K.M., M.Kes. menyambut pelaksanaan audit dan ekspose sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan BLUD.

"Kami menyambut baik kegiatan audit dan ekspose yang dilaksanakan Inspektorat. Hasilnya menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan BLUD, baik dari sisi manajemen maupun administrasi keuangan,” ujarnya.

Selain itu, Puskesmas Muncang menyatakan akan menindaklanjuti masukan dan rekomendasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

“Kami akan menindaklanjuti masukan dan rekomendasi yang disampaikan agar pengelolaan BLUD semakin tertib serta dapat mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Sajira, Ikhfaru Rijal, S.KM., mengatakan ekspose menjadi bagian dari evaluasi pengelolaan BLUD sekaligus memberikan masukan untuk penyempurnaan tata kelola.

“Kegiatan ekspose ini menjadi bagian penting dalam evaluasi pengelolaan BLUD di Puskesmas Sajira. Kami mendapatkan masukan yang dapat menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan tata kelola ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, hasil serta rekomendasi dari kegiatan audit akan menjadi perhatian dalam pengelolaan BLUD selanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini