Gertak.id | Cibinong — Dugaan keberadaan fasilitas hunian mewah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor, kini memasuki babak baru. Bukan hanya soal dugaan kamar “sultan”, keberadaan sosok yang disebut penghuni hunian tersebut juga ikut menjadi sorotan setelah diduga berlari dan mengunci diri saat tim Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Peristiwa itu terungkap dalam sidak Ombudsman di Lapas Cibinong pada Kamis, 24 September 2026. Dalam cuplikan video yang dibagikan Ombudsman RI, terlihat seorang penghuni kawasan hunian yang diduga menjadi bagian dari kluster fasilitas mewah langsung masuk ke dalam kamar setelah mengetahui kedatangan tim pemeriksa.
Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai siapa sebenarnya sosok yang berada di dalam hunian tersebut. Terlebih, kawasan yang diperiksa disebut memiliki fasilitas yang tidak lazim apabila dibandingkan dengan kondisi hunian narapidana pada umumnya.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, yang meninjau langsung Lapas Cibinong pada Jumat, 25 September 2026, mengaku belum mengetahui identitas orang yang diduga menghindar saat sidak Ombudsman tersebut.
“Belum tahu, belum tahu. Tapi tadi kan sudah beliau sampaikan, bahwa di sini ada petugas, ada juga orang yang bekerja membersihkan,” kata Agus Andrianto kepada awak media di Lapas Cibinong, Bogor, Jumat (25/9/2026).
Menteri Imipas Janji Bongkar Pengguna Hunian
Agus menegaskan, keberadaan orang yang menggunakan hunian tersebut akan didalami. Pemeriksaan tidak hanya diarahkan untuk mengungkap siapa penghuninya, tetapi juga memastikan apakah fasilitas yang disebut sebagai rumah pegawai benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.
“Artinya orang-orang yang mungkin menggunakan ini, nanti pasti akan ketahuan,” ujar Agus.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan investigasi untuk memastikan apakah fasilitas tersebut benar digunakan oleh pegawai atau justru dimanfaatkan untuk kepentingan lain.
“Kita akan dalami apakah rumah pegawai ini betul-betul digunakan untuk rumah pegawai atau dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Ini adalah tugas kami untuk melakukan investigasi,” tegasnya.
Ombudsman Ungkap Sosok yang Lari dan Mengunci Diri
Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, sebelumnya mengungkap kronologi saat timnya melakukan sidak ke salah satu hunian yang menjadi perhatian.
Menurut Fikri, tim Ombudsman sempat berkomunikasi dengan seorang penghuni. Saat ditanya mengenai identitasnya, orang tersebut disebut mengaku sebagai warga binaan.
Namun, situasi berubah ketika tim hendak mendekatinya. Sosok tersebut kemudian berlari menuju kamar dan mengunci pintu.
“Jadi, (rumah) yang ada salibnya itu kita masuk, nah dia mau ngobrol sama kita. Kita tanya, bapak siapa? Dia warga binaan,” kata Fikri dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Fikri menyebut, tim Ombudsman sempat berupaya mengejar, tetapi kemudian terdapat sejumlah petugas yang berada di lokasi. Sosok tersebut akhirnya masuk ke dalam kamar dan menguncinya.