daerah

Forkopimcam Cilograng Pantau Warga Terdampak Abu Vulkanik dan Bagikan Masker

Selasa, 8 September 2026 | 19:54 WIB
Warga Cilograng Terdampak Abu Vulkanik, Forkopimcam Turun Bagikan Masker./Dok.Gertak.id

GERTAK.ID, LEBAK - Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cilograng bersama TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tenaga kesehatan, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) turun langsung memantau kondisi warga yang terdampak debu abu vulkanik, Selasa (8/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Camat Cilograng Tatang Kusmana, SKM., M.Si., bersama unsur terkait membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik terdampak. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mengurangi paparan debu, khususnya terhadap saluran pernapasan.

Selain membagikan masker, petugas turut memantau kondisi warga secara langsung. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui situasi di lapangan sekaligus melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Camat Cilograng Tatang Kusmana mengatakan, penanganan dampak bencana membutuhkan koordinasi antara pemerintah dan unsur terkait. Menurutnya, pemantauan langsung diperlukan agar kondisi masyarakat dapat diketahui dengan cepat dan penanganannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan memberikan langkah penanganan awal kepada masyarakat terdampak. Pembagian masker ini sebagai upaya mengurangi paparan debu, sementara kondisi warga juga terus kami pantau. Kami mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi dan arahan dari petugas di lapangan,” ujar Tatang.

Selain memantau warga terdampak abu vulkanik, Tatang juga meninjau kondisi korban kebakaran di Desa Pasir Bungur. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat keadaan keluarga yang terdampak serta memastikan kondisinya mendapat perhatian.

Sementara itu, salah seorang warga mengaku terbantu dengan kedatangan petugas dan pembagian masker di tengah kondisi tersebut. Warga berharap pemantauan tetap dilakukan selama dampak debu vulkanik masih dirasakan masyarakat.

“Kami merasa terbantu karena ada petugas yang datang langsung dan membagikan masker. Setidaknya warga bisa lebih waspada, terutama untuk melindungi pernapasan. Kami berharap pemantauan seperti ini terus dilakukan selama kondisi masih terdampak,” kata warga.

Selanjutnya, koordinasi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, BPBD, tenaga kesehatan, dan TRC terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi di wilayah Cilograng. Masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan serta mengikuti informasi dan arahan petugas apabila terjadi perubahan situasi.

Tags

Terkini