daerah

Festival Pesisir #5 Digelar HCML Menggema, Bupati Sampang: Soroti Masa Depan Mandangin

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:19 WIB
Festival Pesisir #5 Digelar HCML Menggema, Bupati Sampang: Soroti Masa Depan Mandangin

 

 

SAMPANG, Gertak.id - Festival Pesisir #5 bertajuk “Mandangin Bergema” resmi dibuka di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Sabtu (15/08/2026). Bukan sekadar menghadirkan kemeriahan hiburan, festival tersebut menjadi momentum untuk mengangkat potensi pesisir sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan, Pulau Mandangin tidak boleh hanya dikenal sebagai wilayah yang terpisah oleh laut dari daratan Sampang. Menurutnya, kondisi geografis tersebut justru harus menjadi kekuatan untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Laut tidak boleh menjadi batas bagi kesempatan dan kesejahteraan. Justru karena karakter geografisnya sebagai pulau, pembangunan di Mandangin membutuhkan perhatian, kreativitas, kolaborasi, dan keberpihakan yang lebih kuat,” tegas Aba Idi akrab disapa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Festival Pesisir #5, khususnya SKK Migas dan HCML, yang dinilai turut membantu memperkenalkan Pulau Mandangin kepada masyarakat luas.

Aba Idi menilai Festival Pesisir bukan sekadar kegiatan seremonial maupun panggung hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, penguatan ekonomi, kepedulian terhadap lingkungan, serta tata kelola pembangunan yang semakin baik.

“Yang ingin kita dengarkan bukan hanya suara musik dan kemeriahan panggung. Kita ingin mendengar suara masyarakat pesisir, para nelayan, anak-anak Mandangin yang sedang menatap masa depan, serta kebudayaan Madura yang terus hidup di tengah dinamika zaman,” ujarnya.

Festival Pesisir Bawa Manfaat Nyata

Menurut H. Slamet Junaidi, rangkaian Festival Pesisir #5 telah dirancang agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Mandangin.

Sejumlah kegiatan sosial turut digelar, mulai dari pemberian bantuan sepatu bagi siswa yang membutuhkan, tas untuk siswa berprestasi, program pencegahan stunting bagi balita, khitanan massal hingga bazar UMKM.

“Ini semua menunjukkan bahwa sebuah festival lebih dari sekadar panggung hiburan, melainkan pintu masuk bagi hadirnya manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata orang hebat nomor satu di kabupaten Sampang.

Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui Festival Pesisir tidak berhenti setelah rangkaian acara selesai. Pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya dan generasi muda diharapkan terus bersinergi membangun Pulau Mandangin.

Mandangin Ditargetkan Jadi Ruang Tumbuh Masyarakat

Halaman:

Terkini