daerah

Menanamkan Semangat Kemerdekaan Sejak Dini, 22 Siswa SDN 1 Maraya Ikuti Gerak Jalan HUT KE - 81 di Kecamatan Sajira

Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:55 WIB
Keterangan foto: Siswa/i SDN 1 Maraya bersama para guru pembimbing saat mengikuti perlombaan gerak jalan dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Sajira./Dok.Gertak.id

“Kami selalu memberikan semangat kepada mereka supaya jangan takut salah. Yang penting berani tampil, kompak dan mengikuti kegiatan sampai selesai. Kami ingin mereka pulang membawa pengalaman dan kenangan yang baik,” tutur Pipit.

Dari 22 siswa yang turun dalam satu barisan, terselip sebuah pelajaran sederhana tentang arti kebersamaan. Setiap anak memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda, tetapi dalam sebuah barisan mereka dituntut untuk bergerak dengan irama yang sama.

Ketika satu anak bergerak terlalu cepat, ia harus belajar menyesuaikan diri. Ketika ada teman yang tertinggal, yang lain harus tetap menjaga kebersamaan. Dalam situasi seperti itu, anak-anak secara tidak langsung belajar bahwa keberhasilan kelompok tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan juga kesediaan untuk saling mendukung.

Di situlah gerak jalan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang sederhana untuk memperkenalkan kepada anak-anak tentang disiplin, tanggung jawab, solidaritas dan pentingnya bekerja sebagai sebuah tim.

Semangat itu pula yang membuat kehadiran SDN 1 Maraya dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Sajira memiliki cerita tersendiri. Sekolah tidak sekadar mengirimkan peserta untuk memenuhi agenda perlombaan, tetapi memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengalami langsung suasana kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan.

Bagi anak-anak, kemerdekaan mungkin belum dipahami melalui istilah-istilah besar tentang perjuangan dan pembangunan bangsa. Namun, mereka dapat mengenalnya melalui hal-hal sederhana: mengenakan merah putih, berdiri bersama teman, mengikuti aba-aba, menghormati aturan dan berani tampil di hadapan orang banyak.

Pada akhirnya, derap langkah 22 siswa/i kelas VI SDN 1 Maraya di jalanan Sajira mungkin hanya berlangsung dalam waktu yang singkat. Namun, pengalaman yang mereka bawa pulang dapat menjadi bagian dari proses panjang untuk membentuk karakter mereka.

Kepala sekolah Ahmad Soleh berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, disiplin dan mampu bekerja sama.

“Kami berharap anak-anak mendapatkan pengalaman yang berharga dari kegiatan ini. Menang atau tidak bukan satu-satunya ukuran. Keberanian mereka untuk tampil, kebersamaan dan kedisiplinan yang mereka tunjukkan jauh lebih penting,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Pipit.

Menurutnya, kegiatan sederhana seperti gerak jalan dapat meninggalkan pelajaran yang justru sulit diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.

“Kami sebagai guru tentu bangga melihat mereka berani tampil. Semoga pengalaman ini membuat mereka semakin percaya diri, disiplin dan mampu bekerja sama. Karena ke depan, mereka akan menghadapi lingkungan yang jauh lebih luas,” katanya.

Dengan demikian, keikutsertaan 22 siswa SDN 1 Maraya dalam gerak jalan HUT ke-81 RI bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir atau siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi perjalanan kecil bagi anak-anak untuk belajar tentang arti satu barisan, satu semangat dan satu tujuan.

Dari jalanan Kecamatan Sajira, mereka belajar bahwa setiap langkah akan menjadi lebih berarti ketika dilakukan bersama. Dan dari langkah-langkah kecil itulah, semangat generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan perlahan tumbuh.

Halaman:

Tags

Terkini