GERTAK.ID, LEBAK - Pemerintah Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kecamatan Cilograng bersama PGRI Kecamatan Cilograng, Puskesmas Cilograng, Tim Penggerak PKK Kecamatan Cilograng, Polsek Cilograng, serta berbagai elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi.
Rombongan bertolak dari Kantor Kecamatan Cilograng sekitar pukul 10.00 WIB dan tiba di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya sekitar pukul 11.30 WIB. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh pimpinan dan warga Kasepuhan Ciptamulya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Cilograng menyerahkan bantuan berupa berbagai kebutuhan logistik sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
Camat Cilograng, H. Tatang Kusmana, SKM., M.Si., mengatakan semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.
"Semangat gotong royong dan kepedulian menjadi kekuatan utama dalam membangun kebersamaan. Kecamatan Cilograng bersama PGRI Cilograng, Puskesmas Cilograng, PKK Cilograng, Polsek Cilograng, serta seluruh unsur yang terlibat melaksanakan kegiatan Peduli dan Donasi untuk masyarakat Kasepuhan Ciptamulya," ujar Tatang.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
"Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, meringankan beban, serta menjadi wujud nyata hadirnya seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan dan kemanusiaan," tambahnya.
Ketua PGRI Kecamatan Cilograng, Eli Suyatna, S.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan para guru dalam aksi sosial tersebut merupakan bentuk pengabdian yang tidak hanya diwujudkan melalui dunia pendidikan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.
"Kami berharap bantuan yang diberikan, meskipun tidak dapat menggantikan seluruh kerugian, setidaknya mampu meringankan kebutuhan para korban serta menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri menghadapi cobaan ini," kata Eli.
Sementara itu, perwakilan Kasepuhan Ciptamulya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Cilograng beserta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak kebakaran.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kepedulian dari Pemerintah Kecamatan Cilograng beserta seluruh unsur yang terlibat menjadi penyemangat bagi warga kami untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan setelah musibah ini," ujar perwakilan Kasepuhan Ciptamulya.
Sebagaimana diketahui, Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya yang secara administratif berada di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilanda kebakaran hebat pada Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sedikitnya 51 rumah hangus dilalap api. Musibah tersebut berdampak terhadap sekitar 70 kepala keluarga atau sekitar 420 jiwa. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dengan estimasi kerugian sementara mencapai sekitar Rp2,5 miliar.