daerah

Tokoh dan Masyarakat Longkib Kompak Dukung Pembangunan Sekolah Nasional Integritas

Rabu, 1 Juli 2026 | 20:31 WIB
Keterangan foto: Tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan warga setempat berkumpul di lahan pembangunan di Desa Laesaga, Kecamatan Longkib, Subulussalam./Dok.Ramona

GERTAK.ID | SUBULUSSALAM - Dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Nasional Integritas (SNT) di Desa Laesaga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, terus menguat. Tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga pimpinan pondok pesantren menyatakan komitmen bersama untuk mendukung percepatan realisasi pembangunan sekolah tersebut.

Pernyataan dukungan itu disampaikan Tokoh Masyarakat Kecamatan Longkib Al Haris, S.P., M.M., didampingi Camat Longkib Safril AA dan Kepala Desa Laesaga Rudi Hartono, di hadapan masyarakat Desa Laesaga.

Menurut Al Haris, pembangunan Sekolah Nasional Integritas merupakan harapan besar masyarakat Longkib dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

"Pembangunan Sekolah Nasional Integritas merupakan harapan besar masyarakat Longkib. Kami mengajak seluruh pihak, khususnya DPRK Subulussalam, untuk bersama-sama mendukung agar pembangunan ini dapat segera terealisasi demi meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda," ujar Al Haris.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga mengajak Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, khususnya anggota dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan SNT yang telah lama diharapkan masyarakat, terutama warga Kecamatan Longkib.

Menurutnya, apabila pembangunan sekolah itu terealisasi, Sekolah Nasional Integritas diyakini tidak hanya menjadi pilihan masyarakat Kota Subulussalam, tetapi juga berpotensi menarik minat peserta didik dari kabupaten-kabupaten sekitar.

Sejalan dengan itu, Camat Longkib Safril AA menegaskan kesiapan Pemerintah Kecamatan Longkib untuk mendukung pembangunan sekolah sesuai kewenangan yang dimiliki.

"Pemerintah Kecamatan Longkib menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Nasional Integritas. Kami siap mendukung sesuai kewenangan yang ada agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Laesaga Rudi Hartono mengatakan masyarakat desanya menyambut positif rencana pembangunan Sekolah Nasional Integritas. Ia berharap sekolah tersebut dapat menjadi kebanggaan desa sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

"Masyarakat Desa Laesaga menyambut positif rencana pembangunan sekolah ini. Kami berharap kehadiran Sekolah Nasional Integritas dapat menjadi kebanggaan desa sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di wilayah kami," ungkap Rudi Hartono.

Lebih lanjut, Al Haris menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Nasional Integritas tidak akan mengganggu aktivitas maupun eksistensi Pondok Pesantren Nurul Mujtaba di Desa Laesaga. Menurutnya, kedua lembaga pendidikan tersebut justru dapat berkembang secara berdampingan dan saling melengkapi.

Dukungan serupa juga disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Mujtaba, Ustaz Malim Sempurna. Ia menilai kehadiran Sekolah Nasional Integritas akan menambah pilihan pendidikan bagi masyarakat tanpa mengurangi minat terhadap pendidikan berbasis pesantren.

"Kami mendukung penuh pembangunan Sekolah Nasional Integritas karena kami meyakini keberadaannya tidak akan menjadi pesaing, melainkan saling melengkapi dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas. Antusiasme masyarakat terhadap pendidikan juga terlihat dari meningkatnya jumlah santri baru di pesantren kami," tutur Ustaz Malim Sempurna.

Ia mengungkapkan, minat masyarakat terhadap Pondok Pesantren Nurul Mujtaba terus meningkat. Pada tahun ajaran baru ini, jumlah pendaftar santri telah mencapai 87 orang, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini