GERTAK.ID, LEBAK - Ratusan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak memadati Hall Latansa Mashiro, Rangkasbitung, Senin (18/5/2026), dalam pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026.
Ajang tahunan ini diikuti peserta dari 28 kecamatan serta 7 subrayon, sebagai wadah pengembangan bakat, prestasi, dan pembinaan karakter generasi muda melalui bidang olahraga. Tahun ini, O2SN mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga”.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter pelajar yang sehat, disiplin, sportif, dan berdaya saing.
“Selamat melaksanakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional. Kegiatan ini menjadi sarana membentuk karakter murid agar memiliki talenta, sehat, bugar, berkarakter dan hebat melalui olahraga,” ujar Hasbi.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa generasi muda merupakan penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian dan pembinaan secara berkelanjutan. Melalui O2SN, Pemerintah Kabupaten Lebak mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang nonakademik.
Ia juga berharap ajang ini dapat menjadi ruang lahirnya atlet-atlet muda potensial yang mampu membawa nama baik Kabupaten Lebak hingga tingkat Provinsi Banten bahkan nasional.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini Olimpiade Olahraga Siswa Nasional jenjang SD-SMP tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026 secara resmi dibuka,” ucap Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan O2SN tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana strategis dalam menjaring dan mengembangkan bakat olahraga pelajar sejak dini.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga. Harapannya akan lahir bibit atlet berprestasi dari Kabupaten Lebak,” kata Dodi.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan pada jenjang SD meliputi Kids Athletic, renang, bulu tangkis, pencak silat, senam, dan catur. Berdasarkan data panitia, jumlah peserta terdiri atas Kids Athletic putra 28 peserta dan putri 28 peserta, renang putra 24 peserta dan putri 21 peserta, bulu tangkis putra 27 peserta dan putri 26 peserta, pencak silat putra 22 peserta dan putri 24 peserta, senam putra 17 peserta dan putri 15 peserta, serta catur putra 27 peserta dan putri 26 peserta.
Dari seluruh cabang yang dipertandingkan, Kids Athletic menjadi salah satu yang paling diminati peserta. Sementara itu, cabang bulu tangkis dan catur juga menunjukkan partisipasi tinggi dari pelajar SD se-Kabupaten Lebak.
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Lebak, para Asisten Daerah, Ketua DWP Lebak, perwakilan BPMP, Kepala Dinas Pendidikan, para kepala perangkat daerah, camat, kepala sekolah, guru pendamping, serta orang tua siswa yang turut memberikan dukungan penuh.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap pelaksanaan O2SN 2026 dapat menjadi ruang pembinaan yang berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter kuat, sebagai bekal menuju Lebak yang semakin maju dan berdaya saing.