GERTAK.ID, LEBAK - Tebing setinggi sekitar 50 meter longsor di Jalan Raya Citorek-Ciparay, tepatnya di Blok Cimari, Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (12/5/2026). Akibat peristiwa tersebut, akses kendaraan dari arah Citorek menuju Ciparay maupun sebaliknya terputus total.
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah selatan Kabupaten Lebak pada Senin (11/5/2026) malam. Material berupa tanah dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Peristiwa itu juga mengganggu aktivitas warga, terutama masyarakat yang hendak menuju pusat Kecamatan Cibeber dari wilayah Citorek maupun sebaliknya.
Camat Cibeber, Khaerudin, mengatakan kondisi tanah di sekitar lokasi memang labil sehingga rawan terjadi longsor, terutama saat curah hujan tinggi.
"Longsor terjadi malam hari akibat hujan deras. Tebing yang longsor cukup tinggi, diperkirakan mencapai 30 sampai 50 meter," kata Khaerudin kepada awak media.
Saat ini, material longsor tengah ditangani petugas dari pemerintah provinsi yang telah berada di lokasi. Proses pembersihan dilakukan agar akses jalan dapat segera kembali normal.
"Sekarang sedang ditangani oleh petugas provinsi," ujarnya.
Meski bukan jalur utama aktivitas harian masyarakat, longsor tersebut tetap berdampak terhadap mobilitas warga. Jalur itu menjadi akses penghubung masyarakat Citorek menuju pusat Kecamatan Cibeber, termasuk warga dari arah Warung Banten menuju Citorek dan Cipanas.
"Kalau warga Citorek yang mau ke kecamatan tentu terganggu, begitu juga dari arah Warung Banten ke Citorek atau Cipanas," katanya.
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat intensitas hujan di wilayah selatan Lebak masih tinggi.