GERTAK.ID, Tangerang - Aksi pencurian di sebuah toko frozen food di Tangerang, Banten, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa tersebut diunggah melalui akun TikTok @aishfrozenfood dan telah ditonton lebih dari dua juta kali.
Dalam video tersebut, pemilik toko bersama karyawannya memergoki seorang pelanggan yang diduga mengutil sejumlah produk makanan beku. Pelaku diketahui merupakan pelanggan lama yang selama ini dikenal baik oleh pihak toko.
“Semoga ini jadi pembelajaran buat kita, jangan terlalu percaya sama orang. Dia orang yang kita kenal pelanggan lama, baik banget sama karyawan, tapi ternyata…,” tulis pemilik toko dalam keterangan video, dikutip Kamis (16/4/2026).
Peristiwa ini disebut bukan terjadi secara tiba-tiba. Pemilik toko mengaku telah mencurigai adanya kehilangan barang sejak beberapa waktu sebelumnya. Namun, ia memilih menunggu untuk memastikan dan mengumpulkan bukti melalui rekaman CCTV.
“Sudah berapa lama? Ini kita ada CCTV, sebenarnya dari kemarin sudah tahu, sebelum saya jalan-jalan ke Puncak, saya udah tau ada kecurian,” ucap pemilik toko dalam video tersebut.
Ia mengaku sempat bimbang untuk langsung menindaklanjuti atau menunggu hingga bukti lebih kuat didapatkan. Keputusan untuk bersabar akhirnya diambil hingga pelaku tertangkap tangan.
“Bunda bayangin saya nggak bisa tidur semaleman. Apa saya langsung samperin langsung ke rumah atau saya harus sabar. Tapi, Alhamdulillah Allah kasih kesabaran biar saya dapet bukti kalau bener Bunda itu ngutil di toko saya,” terangnya.
Saat dilakukan pemeriksaan, pemilik toko menemukan sejumlah barang yang tidak dibayarkan. Ia menyebut pelaku hanya membayar sebagian barang yang terlihat, sementara produk lain disimpan di dalam tas.
“Ini barang yang diambil tanpa dibayar ke kita, yang dibayar di plastik, ini (di tas) nggak dibayar. Buka aja, orangnya ngaku ya,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa barang yang diambil tergolong produk dengan harga cukup tinggi.
“Kok tega banget ya? Isinya beef slice yang mahal Rp70.000, ini isinya dia udah sering ngutil, udah kekenyangan ya?” lanjutnya.
Tak hanya di dalam tas, karyawan toko turut menemukan barang lain yang belum dibayarkan di kendaraan yang digunakan pelaku.
Dalam proses penanganan, pemilik toko memberikan pilihan kepada pelaku untuk mengganti kerugian atau dilaporkan ke pihak kepolisian. Ia menyebut nilai kerugian berpotensi mencapai angka yang tidak sedikit.
“Kok tega sih sama saya? Ini bisa belasan, puluhan juta lho. Sehari ngambil gitu. Mau dilapor ke kantor Polisi? Saya bawa sekarang,” ucapnya.