daerah

Video Viral Sopir Bus Pariwisata Dipukul Penumpang di Cilegon, Berawal dari Salip-menyalip

Senin, 30 Maret 2026 | 21:04 WIB
Video Viral di Cilegon, Sopir Bus Kena Tinju Penumpang Usai Insiden Salip-menyalip./Dok.Instagram.com/@dylanalfarezel20

Cilegon, GERTAK.ID - Video yang memperlihatkan insiden keributan antara sopir bus pariwisata dan seorang penumpang viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Banten.

Unggahan itu dibagikan akun Instagram @dylanafarezel20 pada Senin, 30 Maret 2026. Dalam video, terlihat situasi memanas setelah diduga terjadi aksi salip-menyalip antara dua bus di lokasi kejadian.

“Pelaku (penumpang) warga Ciater, Tangerang Selatan,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Berdasarkan keterangan yang beredar, insiden pemukulan terhadap sopir bus pariwisata itu dilaporkan terjadi pada Sabtu, 38 Maret 2026, sekitar pukul 07.49 WIB.

Peristiwa bermula saat salah satu bus mencoba menyalip dari sisi kiri, namun upaya tersebut tidak berhasil. Situasi kemudian memanas ketika kendaraan tersebut memotong jalur dan menghentikan bus lain di depannya.

“Sopir mencoba menyalip dari kiri dan tidak dapat, lalu mereka memotong jalan dan berhentikan bus tersebut,” tulis postingan itu.

Ketegangan yang terjadi di jalan tersebut kemudian berujung pada keributan. Dalam video yang beredar, terlihat seorang penumpang turun dari kendaraan dan melakukan pemukulan terhadap sopir bus.

“Penumpang bus melakukan pemukulan terhadap sopir bus,” ungkap postingan yang sama.

Insiden itu sontak menarik perhatian pengguna jalan lain yang berada di sekitar lokasi. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya mereda.

Pihak sopir dan kru bus disebut telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur damai. Mediasi bahkan sempat direncanakan sebagai langkah penyelesaian.

“Sopir dan kru sudah ada itikad baik dan melakukan mediasi untuk berdamai,” tutur pengunggah video.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Penumpang yang diduga sebagai pelaku pemukulan disebut tidak memenuhi kesepakatan untuk hadir dalam proses mediasi.

“Tetapi dari penumpang yang memukul sopir kabur dan tidak ada itikad baik, sebelumnya sudah ada perjanjian bertemu untuk mediasi,” sambungnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden pemukulan terhadap sopir bus pariwisata di Cilegon tersebut.***

Tags

Terkini