daerah

Polres Pekalongan Sisir Bong Cina Saat Imlek 2577, Patroli Harkamtibmas Diperketat Selama Libur Panjang

Selasa, 17 Februari 2026 | 16:20 WIB

Pekalongan – Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tak luput dari perhatian aparat keamanan. Polres Pekalongan di bawah naungan Polda Jawa Tengah menerjunkan patroli harkamtibmas untuk menyisir sejumlah titik rawan, termasuk kawasan pemakaman warga Tionghoa atau “Bong Cina” yang tersebar di wilayah hukumnya, Selasa (17/2/2026).

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya aktivitas ziarah kubur yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tionghoa menjelang dan saat perayaan Imlek. Aparat ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah dan tradisi berjalan aman tanpa gangguan.

Kapolres Pekalongan, Rachmad C. Yusuf, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Warsito, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara intensif dan menyeluruh.

“Dalam rangka libur panjang dan menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, kami mengintensifkan patroli harkamtibmas. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi saudara-saudara kita keturunan Tionghoa yang melaksanakan ziarah di Bong Cina,” ujar Ipda Warsito.

Tak sekadar patroli statis, personel gabungan juga melakukan patroli dialogis. Petugas menyapa peziarah, berkoordinasi dengan pengelola makam, serta memantau arus kendaraan yang kerap memadat di sekitar area pemakaman.

Kawasan Bong Cina diketahui selalu mengalami lonjakan kunjungan saat Imlek. Keramaian tersebut berpotensi menimbulkan persoalan, mulai dari parkir liar, kemacetan, hingga potensi aksi premanisme dan kriminalitas. Polisi menyebut kehadiran personel berseragam di lapangan menjadi bentuk pencegahan dini terhadap segala potensi gangguan.

Selain menyisir area pemakaman, patroli juga menyasar pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan jalur wisata di Kabupaten Pekalongan yang diprediksi ramai selama long weekend. Mobilitas masyarakat yang meningkat dinilai perlu diimbangi dengan pengawasan yang ketat dan terukur.

“Kami bergerak dinamis. Tim patroli disebar di titik-titik strategis agar respons cepat bisa dilakukan jika ada gangguan kamtibmas,” tambah Warsito.

Polres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga toleransi, serta segera melaporkan hal mencurigakan kepada aparat terdekat. Perayaan Imlek, menurut kepolisian, bukan hanya momentum budaya dan keagamaan, tetapi juga cerminan harmoni sosial yang harus dijaga bersama.

Dengan pengamanan yang diperketat, aparat berharap perayaan Imlek 2577 di Pekalongan berlangsung khidmat, aman, dan kondusif tanpa gangguan berarti.

Terkini