daerah

Tanpa Baju Seragam, Anak-Anak Aceh Tamiang Tetap Semangat di Hari Pertama Sekolah Pascabanjir

Senin, 5 Januari 2026 | 14:15 WIB
Hari Pertama Sekolah Pascabanjir di Aceh Tamiang, Anak-Anak Datang Tanpa Seragam./Dok.TikTok/almehra45

Aceh, Gertak.id - Sebagian anak-anak di Kabupaten Aceh Tamiang kembali memulai kegiatan belajar di sekolah setelah sempat terhenti akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Bencana itu menyebabkan sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan, bahkan ada yang hilang tersapu banjir.

Kegiatan belajar secara nasional kembali dimulai pada Senin, 5 Januari 2026, usai libur akhir semester dan perayaan Natal serta Tahun Baru. Di Aceh Tamiang, hari pertama sekolah berlangsung di tengah keterbatasan sarana prasarana akibat dampak bencana.

Meski demikian, semangat anak-anak untuk kembali belajar terlihat tetap tinggi. Dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @almehra45, tampak anak-anak berdatangan ke sekolah dengan diantar orang tua mereka. Sejumlah orang tua bahkan mengantar hingga ke gerbang sekolah, sementara sebagian lainnya masuk ke halaman untuk memastikan anak-anaknya tiba dengan aman.

“Hari pertama sekolah pascabanjir bandang, 5 Januari 2026, Aceh Tamiang,” tulis keterangan pada video yang diunggah Senin, 5 Januari 2026.

Dalam video tersebut, terlihat anak-anak tidak mengenakan seragam sekolah. Sebagian siswa tampak memakai pakaian biasa, sandal, hingga sepatu bot plastik. Kondisi ruang kelas juga memperlihatkan keterbatasan, dengan lantai beralaskan tikar dan dinding yang masih menyisakan garis bekas lumpur banjir.

Momen serupa juga terlihat dalam video yang diunggah akun resmi SMKN 3 Karang Baru, Aceh Tamiang. Video tersebut menampilkan siswa-siswi dan guru yang berkumpul di lapangan sekolah pada hari pertama masuk. Para guru pun tampak tidak mengenakan seragam mengajar seperti hari-hari normal.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa proses pembelajaran akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan keselamatan warga sekolah.

“Sekolah dibuka secara bertahap dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, kesiapan sarana prasarana, serta keselamatan warga sekolah,” tulis keterangan pada akun tersebut.

“Ini langkah awal untuk bangkit bersama dan melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan,” lanjutnya.

Semangat anak-anak Aceh Tamiang untuk kembali bersekolah pascabanjir turut menuai apresiasi dari warganet. Sejumlah komentar bernada dukungan membanjiri unggahan tersebut.

“Alhamdulillah sekolahnya masih utuh, semangat adek-adek,” tulis akun @eli_*****.

“Nggak apa-apa pakai baju biasa dulu, yang penting semangat buat sekolah lagi,” tulis akun @alg*******.

“Mereka semangat sekolahnya walau tanpa baju seragam,” tulis akun @nasr*********.

Halaman:

Tags

Terkini